LENSA KLATEN.COM – Ratusan warga Desa Srebegan, Kecamatan Trucuk, Klaten Jawa Tengah menggelak aksi demo menentang pendirian gerai atau bangunan permanen untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di lapangan desa setempat.
Dengan membawa spanduk dan baliho bertulisan Warga Srebegan Menolak pendirian kantor KDMP di lapangan, ratusan warga mendatangi kantor desa setempat mengajukan protes penolakan.
” Kami tidak menolak berdirinya KDMP di Srebegan. Toh itu salah satu usaha pemerintah untuk mensejahterakan msyarakat. Yang kami tolak adalah pendirian bangunan yang akan digunakan untuk Koperasi Merah Putih di tanah lapangan yang saat ini masih digunakan warga untuk olah raga”, ujar salah warga peserta demo.
Mardi dalah satu warga menegaskan, pada prinsipnya warga Srebegan mendukung pendirian KDMP namun jangan ditanah lapangan. Karena lapangan saat ini masih digunakan warga sebagai mana fungsinya. Yakni untuk olah raga dan kegiatan sosial lainnya.

Sementara Camat Ceper Supardiyono mengatakan Supardiyono pembangunan gerai KDMP itu dasarnya Inpres Nomor 17 tahun 2025. Di Desa Srebegan sudah ada musdes (musyawarah desa) dan muncul wacana lokasinya di lapangan.
“Musdes intinya menyepakati terkait pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih kemarin diwacanakan di lapangan. Tapi karena ada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, maka patut didengarkan aspirasinya,” jelas Supardiyono.
Menurut Supardiyono, pembangunan gerai KDMP memang harus di lahan bersertifikat milik desa. Syarat lain bukan di zona hijau pertanian dan letaknya strategis.













