Mas Hamenang Berbagi 3 Ekor Kambing Untuk Mereka Yang Ber I’tikaf Di Masjid Al’Aqzo.

Peserta I'Tikaf Di Masjid Al'Aqzo Klaten Setiap Malam Ganjil Capai 700 orang.

LENSA KLATEN.COM – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo S.Kom secara pribadi menyerahkan 3 ekor kambing kepada pengurus masjid Agung Al’Aqzo Klaten Jawa Tengah, untuk membantu kegiatan masjid melayani dan menjamu warga yang melakukan I’tikaf di Masjid Agung Al’Aqzo.

Selain Bupati ikut menyumbang 1 ekor kambing, mantan direktur utama Bank Klaten Tulus Istiyanta SE. Penyerahan kambing dilakukan Bupati pada Sabtu Sore (22.03-25) di halaman belakang masjid, diterima langsung Ketua Takmir Masjid Agung Al’Aqzo H.Ardani,SH,MM didampingi pengurus lainnya.

Kepada wartawan Hamenang yang ditemani Asisten III Himawan, mengatakan dirinya mendengar jika banyak warga Klaten dan luar Klaten yang ber I’tikaf di masjid Agung Al’Aqzo, selama bulan suci Romadhon. Dan tentunya pengurus masjid akan sibuk dalam menyiapkan segala sesuatunya termasuk, konsumsi yang diperlukan.

Hamenang bersama pengurus masjid Agung Al’Aqzo Klaten

Dan kebetulan dirinya punya sedikit rejeki, maka spontan berinisiatif membeli 3 ekor kambing untuk diberikan ke pengurus Masjid Al’Aqzo, agar dapat digunakan untuk tambah tambah konsumsi  menemani warga yang ber I’tikaf di masjid Al’Aqzo.

” Kebetulan saya pas punya sedikit rejeki, maka saya dan istri spontan berpikir untuk membeli 3 ekor kambing untuk diserahkan pengurus masjid, untuk tamah tambah konsumsi bagi mereka yang tengah melaksanakan I’tikaf. Dan tidak hanya saya lho, tadi mas Tulus Istiyanta mantan Direktur Utama Bank Klaten juga berkenan menyumbang 1 ekor kambing. Sehingga total yang kita serahkan ada 4 ekor”, ujar Bupati.

Harapan kami lanjut Hamenang semoga apa yang dilakukan ini bisa ditiru atau diikuti oleh yang lain, yang saat ini punya rejeki berlebih. ” Semoga apa yang saya lakukan ini bisa menggerakkan mereka mereka yang memiliki rejeki lebih untuk berbagi”, harapnya.

Sementara itu Ketua Takmir Masjid Agung Al’Aqzo H.Ardani SH.MM, menjelaskan kegiatan I’tikaf ( berdiam diri di masjid, untuk lebih mendekatkan diri kepada Alloh) dimulai pada 20 Maret 2025 atau pada malam tanggal 21 hingga tanggal 29 Maret mendatang.

Biasanya peserta I’tikaf akan penuh di setiap malam  tanggal ganjil dan bisa mencapai 1000 orang. Pada hari pertama peserta I’tikaf mencapai 600 orang. Kebanyakan didominasi anak anak remaja/dewasa. Orang tua hanya sekitar 25 persen.

Dan biasanya peserta i’tikaf paling banyak akan terjadi pada malam tanggal 29 nanti. Hal itu mengingat pengalaman tahun lalu, dimana pada tahun 2024,  mereka yang ber I’tikaf mencapai 1600 orang.

Untuk masyarakat yang ber I’tikaf di masjid Al’Aqzo, Ardani menyarankan untuk mendaftarkan diri terlebih dahulu usai sholat Taraweh. Hal ini guna mempersiapkan jumlah konsumsi yang diperlukan agar tidak kurang.

I’tikaf di masjid Agung Al’Aqzo sendiri lanjut Ardani di isi oleh berbagai kegiatan.  Usai sholat tarawih hingga waktu sahur.

Bupati bersama ketua takmir masjid Agung Al’Aqzo

Kegiatan pertama berupa kajian mulai jam 21.30 hingga pukul 23.00. Setelah itu diteruskan tanya jawab. Setelah selesai dipersilahkan istirahat. Namun bagi yang ingin melanjutkan dengan amalliah amalliah dipersilahkan.

Jam 3 mereka kita bangunkan untuk melaksanakan sholat Tahajud (sholat malam) setelah itu dilanjutkan mujadahan, dan suhur bersama diteruskan sholat Subuh berjamaah.

” Peserta I’tikaf biasanya penuh di malam tanggal ganjil mas. Mereka terdiri dari warga sekitar Klaten dan luar kota atau para musafir yang kebetulan kemalaman sekaligus ingin bermalam di Klaten. Dan dari sekian yang ber I’tikaf  didominasi anak anak remaja. Yang tua hanya sekitar 25 persen”, jelasnya.

Terkait kegiatan lainnya, Ardani menjelaskan, setiap sore jelang buka puasa, pengurus masjid Agung Al’Aqzo juga menyediakan takjil, bagi mereka yang ingin membatalkan puasa. Setiap hari rata rata disediakan sekitar 200 paket takjil. (batavia)

 

 

 

Idul Fitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *