LENSA KLATEN.COM – Mempercepat program menuju desa digital yang pernah dicanangkan beberapa waktu lalu, pemerintah desa Jabung, kecamatan Gantiwarno, Klaten Jawa Tengah terus berbenah dan berinovasi dalam rangka meningkatkan para pelaku UMKM serta layanan kepada masyarakat.
Kali ini kolaborasi dalam rangka menuju kearah sana kembali dilakukan pemerintah desa Jabung bersama mahasiswa Program Studi D3 Teknik Informatika dan Program Studi S.Tr. Teknologi Rekayasa Komputer Politeknik Negeri Semarang (Polines), yang tengah melakukan pengabdian kepada masyarakat desa Jabung melalui program KKN.
Kepala Desa Jabung Pramono Hadi menjelaskan, setahun lalu desa Jabung memang telah mencanangkan diri sebagai desa Digital. Hal tersebut ditunjang dengan pemasangan beberapa titik tiang WIFI di beberapa desa sebagai sarana pendukung,
Namun diakui program tersebut bisa berjalan maksimal, karena baru menyentuh beberapa program. Misalnya data kependudukan desa, dan aplikasi yang bisa digunakan bagi para pelaku UMKM. Maka lanjut Pramono kali ini para mahasiswa dari Polimas Semarang akan membuatkan aplikasi tentang demografi dan layanan administrasi desa, serta aplikasi untuk para pelaku UMKM.
” Kurang lebih setahun lalu, program digitalisasi pernah kita luncurkan guna menunjang percepatan ekonomi rakyat serta pemberdayaan UMKM. Namun semua belum bisa berjalan maksimal. Kita berharap dengan adanya kerjasama dan kolaborasi dari temen teman Mahasiswa Polines Semarang ini, program Jabung sebagai desa Digital bisa benar benar terwujud dan paripurna”, ujarnya usai menerima rombongan mahasiswa Polines Semarang digedung serba guna desa Jabung Kamis (14/08-25).
Ditambahkan dalam membangun desa, setiap desa harus mempunyai data, dan bisa memetakan potensi yang ada. Ketika Pemerintah Desa mengalami keterbatasan baik itu sumber daya manusia (SDM), dana, dan sebagainya, maka sebagai solusinya, Pemdes harus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak seperti dengan peneliti, akademisi, perguruan tinggi, dan lainnya.
” Kita berharap sumbangsih serta pengabdian para mahasiswa dan dosen pembibing dari Polines Semarang, dengan berbagai inovasi dan aplikasi digitalnya, akan mempercepat terwujudnya Jabung sebagai desa digital. Desa yang beberapa tahun lalu masih termasuk sebagai desa tertinggal, perlahan dan pasti akan menjadi desa yang maju, berkembang mandiri dan berteknologi”, harapnya.

Sementara Wakil Direktur I Bidang Akademik Politeknik Negeri Semarang (Polines) Dr. Samuel Beta Kuntardjo, Ing.Tech., MT yang ikut melakukan pendampingan bagi para mahasiswanya mengatakan Polines sebagai bagian dari perguruan tinggi mempunyai kewajiban untuk mengabdi kepada masyarakat.
Dan sesuai keilmuan yang dipelajari yakni Teknik Informatika dan Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, maka yang dilakukan temen teman dari Polines Semarang di desa Jabung ini, ialah membuatkan Aplikasi Sistem Demografi Kependudukan Desa Jabung dan Aplikasi Manajemen Keuangan UMKM Desa Jabung.
“Kebetulan dari Program Studi D3 Teknik Informatika dan Program Studi S.Tr. Teknologi Rekayasa Komputer itu arah pengabdiannya membuat sesuatu (aplikasi) yang bermanfaat bagi masyarakat di Desa Jabung ini. Dan mudah mudahan apa ayang kita lakukan bermanfaat dan dapat dimanfaatkan masyarakat Jabung, khususnya para pelaku UMKM serta pemerintah desa dalam memberi layanan pada masyarakat”, ujarnya.
Di jelaskan lebih lanjut, dalam Aplikasi Sistem Demografi Kependudukan Desa Jabung ini, Pemerintah Desa (Kades) dapat melihat struktur demografi warga desa secara real time yang dapat ditampilkan seketika kepada masyarakat. Misalnya berapa jumlah warga yang mengangur, berapa warga yang bekerja di sektor BUMN, berapa warga yang tergolong usia produktif, berapa warga yang meninggal hari ini, dan lain-lain.
Sedang dalam Aplikasi Manajemen Keuangan UMKM Desa Jabung, para pelaku UMKM mengajarkan bagaimana mengelola keuangan usahanya cash flow -nya terkendali. Karena dengan pengelolaan keuangan yang baik dan lancar, otomatis mereka bisa untung (mendapat keuntungan), sehingga mereka akan semakin sejahtera.
“Aplikasi ini adalah hasil kolaborasi antara mahasiswa semester 4 dengan para dosen. Tentunya, aplikasi ini menjadi sebuah pengabdian kepada masyarakat, dan semoga bisa dirasakan manfaatnya oleh warga,” terangnya..
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Klaten Wahyuni Sri Rahayu serta anggota DPRD Kabupaten Klaten dari Fraksi PDI Perjuangan Eko Loket Prasetyo.
“Kerjasama seperti ini sangat bermanfaat untuk kemajuan desa-desa di Kabupaten Klaten. Kami berharap kedepan para mahasiswa yang KKN di Klaten bisa membantu membuatkan aplikasi yang menyederhanakan sistem pelayanan masyarakat serta aplikasi UMKM ini”. ujar Dayu.(tev)










