LENSA KLATEN.COM – Kabar baik dari DPRD Kabupaten Klaten.
Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) DPRD Kabupaten Klaten meraih penghargaan peringkat III tingkat nasional.
Penghargaan dari Kementerian Hukum RI tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Klaten, Edy Sasongko.
Ketua DPRD Kabupaten Klaten Edy Sasongko menyampaikan, DPRD Kabupaten Klaten berhasil meraih peringkat III kategori DPRD Kabupaten/Kota dengan nilai 96 dan predikat “Istimewa”.
Capaian tersebut menempatkan DPRD Kabupaten Klaten sebagai salah satu lembaga legislatif daerah dengan kinerja pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum terbaik.
“Posisi tersebut di bawah DPRD Kabupaten Sukoharjo di peringkat I dan DPRD Kabupaten Cianjur di peringkat II,” katanya.
Edy Sasongko menyatakan, penghargaan diberikan berdasarkan hasil penilaian kinerja pengelolaan JDIH Tahun 2025.
Piagam penghargaan yang diterima DPRD Kabupaten Klaten tercantum Nomor M.HH-2.HN.03.05 Tahun 2026, serta ditetapkan di Jakarta pada 26 Mei 2026 oleh Menteri Hukum Republik Indonesia.
“Dalam piagam tersebut dinyatakan bahwa DPRD Kabupaten Klaten memperoleh peringkat III dengan predikat “Istimewa” dan nilai 96 pada tingkat DPRD Kabupaten/Kota dalam Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Tahun 2025,” ujarnya.
Edy Sasongko mengatakan, penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah.
Kehadiran pimpinan DPRD dalam penerimaan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus komitmen lembaga dalam mendorong peningkatan kualitas pengelolaan JDIH di lingkungan DPRD Kabupaten Klaten.
Lebih lanjut Edy Sasongko menambahkan, capaian nilai 96 dengan predikat “Istimewa” menunjukkan bahwa pengelolaan JDIH DPRD Kabupaten Klaten telah mampu memenuhi berbagai indikator penilaian kinerja. Baik dalam aspek dokumentasi, penyediaan informasi hukum, pengelolaan data, maupun kemudahan akses informasi bagi masyarakat.
“Bagi DPRD Kabupaten Klaten, keberhasilan ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi hukum kepada masyarakat,” ucap Edy Sasongko.















