Salmonella Penyebab Keracunan Massal Di Gantiwarno.

Korban 160 Orang, 48 Dirawat Dirumah Sakit Dan 1 Orang Meninggal.

LENSA KLATEN.COM – Penyebab  keracunan yang menimpa sedikitnya 160 orang warga Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Klaten Jawa Tengah, terungkap. Dalam keracunan massal yang terjadi pada saat hajatan tasyakuran dan pertunjukan wayang kulit tersebut disebabkan adanya bakteri salmonella pada beberapa hidangan.

Kepala Dinas kesehatan kabupaten Klaten Anggit Budiarto melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian penyakit dr Hanung Sasmito Wibowo menjelaskan Setelah dilakukan berbagai penelitian dan pemeriksaan yang dilakukan Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah melalui Balai Laboratorium Kesehatan Dan PAK terhadap 6 jenis makanan  masing-masing rendang sapi, sambel krecek, krupuk, acar, kacang dan pangsit. lima diantaranya positif mengandung kuman salmonella.

Kuman Salmonella sp adalah sekelompok bakteri yang sering menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Kemudian hasil spesimen makanan itu didapatkan kuman banyak sekali, terutama salmonella pada rendang sapi, sambel krecek , krupuk, acara, dan pangsit.

Sedang kuman lain yang ditemukan antara lain staphulococcus terdapat pada rendang sapi, enterobacter terdapat di sambel krecek, streptococcus di krupuk, acar, dan pangsit dan bacillus uitu ada di kacang.

” Jadi berbagai kateri dan kuman inilah yang menyebabkan terjadinya mual muntah diare demam dan lainnya”, ujar Hanung saat ditemui wartawan diruang kerjanya. Selasa (22/03.25)

Menurut Hanung hasil lab sampel makanan itu sudah diterima Dinas kesehatan Kabupaten Klaten kabupaten Klaten pada Senin 21 april 2025. “Jadi hasil uji bakteriologi makanan sudah keluar. Memang positif salmonella di beberapa sampel makanan, seperti daging rendang, sambal goreng krecek, kerupuk, acar sama pangsit,” ujarnya.

Selain hasil uji lab sampel makanan, keluar juga hasil lab terhadap air hasil sumur. Dijelaskan Hanung, hasil lab menunjukkan adanya kuman coliform dan E coli, disumur pemilik hajatan kadarnya melebihi dari yang diperbolehkan atau cukup tiggi.

Seperti diberitakan beberapa waktu lalu masyarakat Klaten digemparkan adanya keracunan massal yang menimpa sedikitnya 160 warga desa Karangturi, kecamatan Gantiwarno beberapa waktu lalu. Dari jumlah tersebut 48 orang harus menjalani rawat inap di berbagai rumah sakit yang ada di Klaten dan Jogya. 1 orang meninggal dan sisanya menjalani rawat jalan di rumah masing masing serta di posko yang telah disediakan.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten Anggit Budiarto kepada wartawan menjelaskan semua warga yang menagalami keracunan sudah sembuh. Mereka sudah pulang kerumah masing masing. Demikian pula yang sempat menjalani rawat inap dirumah sakit.

Terkait dengan status kejadian luar biasa (KLB), Anggit menjelaskan KLB sudah dinyatakan selesai. Untuk itu dirinya secepatnya akan melapor pada Bupati dan melakukan koordinasi dengan dinas instansi terkait seperti BPBD dan lainnya. (red)

 

Idul Fitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *