LENSAKLATEN.COM – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto berkomitmen memberantas praktik korupsi, kolusi dan nepotisme di lingkungan pemkab Klaten.
Ke depan dalam proses mutasi dan pengangkatan jabatan, tidak boleh ada jual beli jabatan, salah satunya di lingkungan dinas pendidikan Klaten, mengingat sebentar lagi akan dimulai pengisian jabatan beberapa kepala sekolah yang kosong.
Hal tersebut disampaikan oleh bupati Hamenang Wajar Ismoyo kepada ribuan guru dan jajaran dinas pendidikan dalam kegiatan halal bi halal keluarga besar dinas pendidikan kabupaten klaten di Graha Bung Karno (GBK) Klaten. Selasa,(22/04/2025).
Bupati Hamenang menegaskan jika, dalam pemerintahannya bersama mas benny, berkomitmen untuk menghilangkan praktik jual beli jabatan, tak terkecuali di pendidikan, mengingat sebentar lagi akan dimulai proses pengisian jabatan kepala sekolah, ke beberapa sekolah di Klaten.
“ Kedepan, mutasi jabatan maupun pengangkatan jabatan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan dan kemampuan yang ada, termasuk menyesuaikan kapasitas yang terbaik. sehingga kedepan klaten akan lebih baik lagi. kedepan tidak akan ada lagi proses jual beli yang dimanfaatkan oleh oknum oknum tertentu” katanya.
Hamenang menambahkan jika kedepan ada yang mengetahui dari proses pengisian jabatan kepala sekolah ada oknum yang bermain dan memanfaatkan demi mendapatkan uang, untuk tidak segan melapor.
“ Nanti semisal mengetahui ada oknum yang bermain dalam pengisian jabatan kepala sekolah, langsung lapor ke saya. Bisa ke no wa atau ke medsos, sehingga kami nanti bisa melakukan penindakan dengan cepat”, imbuh Hamenang.
Kepala dinas pendidikan Klaten, Titin Widiyarsih mendukung penuh kebijakan Bupati Klaten Hamenang, terkait berantas jual beli jabatan
“ Saya akan mendukung segala kebijakan dari bapak bupati Hamenang mas. sehingga pejabat yang terpilih nanti benar-benar yang mampu sesuai kompetensi dan bisa fokus ke pelayanan dalam bertugas”, katanya.









