LENSA KLATEN.COM – Para petani di desa Bulurejo, kecamatan Juwiring, Klaten Jawa Tengah, mulai melakukan panen padinya. Sebagian tanaman padi sudah mulai menguning dan memasuki masa panen. Namun sebelum dipanen, mereka melakukan kegiatan ubinan yang melibatkan perangkat desa, PPL, koordinator PPL kecamatan, Babinsa, Kelompok tani dan Gapoktan guna menaksir hasil panen petani.
“Ini kegiatan ubinan yang tujuannya untuk menaksir hasil panen petani,” kata Joko Widodo, PPL Bulurejo, di lokasi Jum’at (14/04-25).
“Harusnya pengambilan dilakukan di tiga titik, tapi karena ini mengambilnya di satu titik maka faktor eror-nya 15 persen sehingga ketemunya 0,69 per meter dikali luasan dikali harga gabah. Nah petani nanti bawa pulang uangnya,” ujar Joko Widodo.
Koordinator PPL Kecamatan Juwiring, Anik Sri Susilowati, menjelaskan tanaman padi yang siap dipanen adalah tanaman padi yang ditanam di lahan yang dulunya sempat terbengkalai akibat tidak digarap petani.
“Lahan ini sempat menjadi terbengkalai. Berkat program tanam serentak, Alhamdulillah sudah bisa dipanen. Lahan ini juga masuk program Sergap kerja sama Bulog dengan Pak Danramil,” jelas Anik.
Babinsa Bulurejo, Serka Sudarlan, mengakui pendampingan terhadap petani di Desa Bulurejo sudah sangat bagus dan maksimal. “Kendala di cuaca dan hama. Selama dua tahun terserang hama tikus. Alhamdulillah ini sudah mulai mendapatkan hasil dan diserap Bulog,” ujarnya.









