Lensa Klaten.com – Hujan deras disertai angin lesus kembali menerjang wilayah Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Sebuah pabrik briket dan sub Terminal Penggung serta puluhan rumah di wilayah Penggung, desa Jambu Kulon kecamatan Ceper luluh lantak rata dengan tanah disapu angin lesus Senin sore (24/02-25).
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun dari data yang ada, diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Hingga saat ini tim BPBD serta dinas terkait masih melakukan pendataan dilapangan.
Desa Jambu Kulon, Kecamatan Ceper termasuk wilayah yang paling parah diterjang amukan angin leses. Sebuah pabrik arang semi permanen seluas 600 roboh tak mampu menahan kencangnya angin puting beliaung yang berlangsung sekitar 15 menit ini.
Kondisi tak kalah parah juga terjadi di sub terminal bus Penggung yang berada di tepi jalan Jogya-Solo. Selain genting dan atap seng terminal hancur berterbangan dibawa angin, beberapa kios disekitarnya serta lapak pedagang juga hancur dalam kondisi sangat parah.
Beberapa saksi menjelaskan angin lesus yang terjadi sekitar 10 hingga 15 menit melaju dari arah utara menuju ke selatan dan kembali lagi ke utara. Suara gemuruh yang keras disertai hujan merusak apa saja yanag dilalui. Beberapa bangunan roboh dan seng serta genteng berterbangan seperti layangan.
” Suasananya sangat mencekam mas. Kami berusaha menyelamatkan diri, bersembunyi ditempat aman”, ujar singkek warga setempat.
Camat Ceper Supardiyono kepada wartawan menjelaskan, kerusakan paling parah terjadi di wilayah desa Jambu Kulon. Namun dari pantauan di lapangan, tidak ada korban jiwa.
” Alhamdulillah mas tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kita langsung berkordinasi dengan BPBD guna melakukan pendataan guna langkah dan penanganan selanjutnya”, ujarnya.
Sementara TNI/Polri, Relawan dibantu warga setempat langsung melakukan pembenahan dan perbaikan guna menyingkirkan dana membersihkan sisa sisa kerusakan agar tidak mengganggu aktivitas warga.(via)









