LENSA KLATEN.COM – Masyarakat Klaten, khususnya pengguna jalan yang sering melintas di jalan By Pass Selatan tepatnya mulai pintu palang kereta api Krapak Klaten Selatan hingga STM Kristen Klaten, mengeluh karena kondisi jalan rusak dan berlobang.
Dari pantauan LENSA KLATEN.COM, jalan rusak berlobang dan sangat membahayakan pengguna sepeda motor dimulai dari Palang Krapyak Klaten Selatan hingga Palang pintu Kereta Api, Karanganom Mudal Klaten Utara. Jika melintas jalur ini pengguna jalan khusunya pemotor harus extra hati hati dan pelan.
Banyak jalan bergelombang dan berlobang dengan ukuran serta kedalaman bervariatif. Sehingga jika tidak hati hati pemotor bisa jatuh karena lobang merata hampir disepanjang jalan.
” Kerusakannya cukup parah mas. Saya harus extra hati hati jika lewat jalan ini, apalagi jika hujan atau malam hari. Karena lubang yang hampir ada disepanjang jalan tertutup air. Sedang jika malam suasana gelap karena tidak ada lampu penerangan”, ujar Nifta salah satu warga sekitar yang tiap hari lewat jalan itu.
Kerusakan jalan di Klaten tapaknya tidak hanya diruas jalan By Pass Selatan yang jota bene menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Hasil pantaun dilapangan LENSA KLATEN.COM mendapatkan jalan rusak cukup parah berada ditengah kota kecamatan Jatinom. Hasil pantauan tampak jalan DPU yang membelah kota kecamatan banyak rusak. Mulai bergelombang hingga berlobang dengan ukuran relatif besar dan dalam.
Akibat kerusakan yang cukup parah sering membuat jalan menjadi macet dan arus lalu lintas terganggu. Kemacetan sering terjadi di jam jam sibuk seperti pagi hari saat anak pergi ke sekolah, atau di hari hari pasaran pasar.
” Kalau pagi hari atau pas pasaran, lalu lintas bisa dipastikan macet mas. Karena kendaraan hanya bisa berjalan pelan, menghindari jalan rusak”, ujar Joko salah satu pedagang pasar Jatinom.
Sementara kerusakan parah lainnya berada di ruas jalan DPU desa Tulung dan Mundu. Kondisijalan sepanjang kurang lebih 5 kilometer ini sudah rusak sejak lama dan tidak pernah tersentuh perbaikan sama sekali.
Banyaknya lobang besar yang hampir merata sepanjang jalan, mengakibatkan sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Mulai dari tabrakan karena menghindari jalan rusak atau kecelakaan tunggal jatuh karena terperosok jalan berlobang.
” Sudah banyak jatuh korban dijalan ini mas. Mulai dari kecelakaan tunggal atau bertubrukan, karena sama sama berusaha menghindari jalan rusak. Namun sayang walau kondisinya rusak parah, sejak dibangun jalan ini belum pernah mendapat perhatian dari pemerintah untuk diperbaiki”, ujar Juremi salah atu warga setempat.

Menurut Jumeri selain menjadi jalan alternatif bagi anak anak sekolah dan warga sekitar. Jalan ini juga merupakan jalan pintas bagi warga Klaten yang bekerja di Boyolali.
Sehingga walau jalan Kabupaten dan berada di pelosok desa namun volume lalu lintasnya tinggi. Apalagi di jam jam tertentu, seperti pagi dan sore hari saat para pekerja pulang dari pabrik.
Saat dikonfirmasi terkait kerusakan jalan berlobang di By pass selatan, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Klaten Tri Siwidodo, menegaskan PUPR Kabupaten Klaten tidak bisa menangani atau tidak punya kewenangan untuk untuk memperbaiki kerusakan jalan di By pass Selatan, karena itu masuk jalan Nasional.
Namun pihaknya akan segera melakukan koordinasi dan lapor ke PU pusat atas banyaknya keluhan warga dan pengguna jalan, karena kondisi jalan rusak dan minim penerangan.
” Itu bukan wewenang dan kewenangan kami mas. Kita bisanya hanya melaporkan dan berkoordinasi dengan PU pusat. Karena semua pengerjaan dilapangan dilakukan langsung dari pusat”, ujarnya.









