Warga Gunung Kidul Berharap Jembatan Gempol Segera Diperbaiki

Akses Berobat Ke RSUD Bagas Waras Tersendat.

LENSA KLATEN.COM – Ambrolnya jembtan Gempol yang berada di perbatasan desa Karangturi kecamatann Gantiwarno dengan desa Kadilanggon, kecamatan Wedi Klaten Jawa Tengah, yang memutus jalur alternatif Klaten – Gunung Kidul ternyata tidak hanya dirasakan warga Klaten.

Keluhan juga datang dari ratusan warga Gunung Kidul, khususnya yang berada di kecamatan Gedang sari dan kecamatan Nglipar, karena akses mereka untuk berobat ke RSUD Bagas Waras Klaten, sekolah, atau bekerja di Klaten jadi terhambat.

Perlu diketahui selama ini masyarakat Gunung Kidul bagian utara terutama yang berada di perbatasan Klaten, seperti warga kecamatan Ngawen, Nglipar, dan Gedang sari lebih memilih berobat ke RSUD Bagas Waras Klaten, ketimbang ke rumah sakit lain, karena jaraknya lebih dekat dan mudah terjangkau.

” Saya dan beberapa warga lain jika berobat ke RSUD Bagas Waras mas, karena selain dekat, mudah dijangkau pelayananya baik. Tapi dengan ambrolnya jembatan di Gempol kami agak kesulitan, karena harus muter jika mau ke Bagas Waras”, ujar Nurdin warga desa Mbatur Turu, kecamatan Gedang Sari.

Untuk itu dirinya berharap pemerintah Kabupaten bisa segera membangun kembali jembatan tersebut, sehingga akses menuju Klaten dapat normal seperti biasa.

Kondisi pondasi njembatan Gempol ambrol terkikis banjir.

“Harapan masyarakat Gunung Kidul semoga mas Bupati dapat segera membangun kembali jembatan tersebut, sehingga warga Gunung Kidul yang berbatasan dengan Klaten aktivitasnya dapat kembali normal”, harapnya.

Selama ini jembatan Gempol memang merupakan sarana vital, karena berdiri dijalan yang menghubungkan dua Kabupaten yakni Klaten – Gunung Kidul. Jalan ini merupakan jalur alternatif bagi warga  di dua kabupaten jika ingin ke Klaten atau warga Klaten ke Gunung Kidul.

Volume kendaran semakin padat, ketika beberapa bulan lalu jalur alternatif Clongop selesai dibangun. Jalur yang membelah pegunungan kapur menjadi viral dan menjadi destinasi wisata alam.

Selain itu, warga Gunung Kidul lebih sering melakukan transaksi bisnis, menyekolahkan anaknya atau berobat di Klaten ketimbang ke Wonosari ibu kota Gunung Kidul karena jaraknya yang relatif lebih jauh.

Untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka lebih senang berbelanja di Klaten, seperti di pasar Wedi, atau ke kota Klaten. Demikian pula jika berobat. Kebanyakan mereka lebih memilih berobat ke RSUD Bagas Waras, RSI atau Tegalyoso yang menurut mereka jaraknya lebih dekat dan aksesnya lancar.

 

 

 

Idul Fitri

News Feed