LENSA KLATEN.COM – Empat atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Klaten, Jawa Tengah akan berlaga di ajang olah raga bergensi yakni Asean Para Games 2026 yang akan digelar di Thailand.
4 atlet ke Asean Para Games asal Klaten tersebut antara alain, Ahmad Syaidah dari cabor Anggar, Aisyah cabor Menembak, Andi Santoso cabor Tenis Meja, dan Novi darai cabang olah raga Para Judo.
Sebelum bertolak ke Thailand, ke empat atlet bersama Pengurus dan Atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Klaten berpamitan dengan Bupati Klaten Hamenang wajar Ismoyo diruang kerja Bupati Rabu ( 07/01-26), sekaligus melakukan audiensi terkait program NPCI Klaten tahun 2026.
Ketua NPCI Klaten Sri Mulyo usai menghadap Bupati mengatakan, selain pamitan, pengurus juga mohon doa restu dan dukungan karena ada empat atlet dari Klaten yang akan mengikuti Asean Para Games di Thailand.
Dalam kesempatan sekaligus audensi melaporkan kalender rencana kegiatan NPCI Klaten tahun 22026. Dirinya berharap pemerintah kabupaten Klaten dalam hal ini mas Bupati bisa memberi perhatian lebih terhadap kegiatan NPCI termasuk para atletnya yang berprestasi.
“Pagi ini selain pamitan dan mohon doa restu dan dukungan pada mas Bupati, kita juga melakukan audensi melaporkan kalender kegiatan ataua program NPCI Klaten di tahun 2026 ini. Mudah mudahkan mas Bupati kedepan bisa memberi perhatian lebih kepada kami, sehingga anak anak bisa lebih berprestasi di level yang lebih tinggi lagi”, ujaranya.
Ditambahkan saat ini NPCI Klaten telah menerima dana hibah Rp 600 juta rupiah berasal dari APBD Kabupaten Klaten. Diakui dana tersebut baru bisa digunakan untuk pembiayaan anggaran kegiatan pembinaan serta penambahan fasilitas olah raga. Namun diakui untuk mencukupi anggaran fasilitas sarana dan prasarana saat ini belum memadai.
“Anggaran hibah Rp. 600 juta rupiah itu kita gunakan untuk anggaran kegiatan pembinaan atlet, kami berharap adanya penambahan dukungan anggaran agar fasilitas sarana dan prasarana untuk pembinaan atlet Paralympic di klaten semakin memadai”, lanjutnya.
Sementara Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengapresiasi atas semangat para atlet dan pengurus NPCI Klaten yang sudah berjuang mengharumkan nama Klaten baik di kancah Nasional maupun Internasional.

Dirinya mendukung sepenuhnya atas apa yang dilakukan pengurus NPCI Klaten dan para atletnya, semoga berhasil dan sukses bisa memenanagkan semua event pertandingan yang diikuti. Akhirnya membawa pulang medali emas ke Klaten, dan membawa nama harum Klaten lewat cabang olah raga di tingkat Asean.
” Terima kasih kami ucapkan kepada pengurus dan atlet NPCI Klaten yang telah membanggakan kabupaten Klaten ini atas prestasi yang diraih tidak hanya tingkat nasional tetapi hingga tingkat internasional”, katanya.
Terkait adanya permohonan alokasi anggaran, pemerintah kabupaten Klaten masih harus menyesuaikan kemampuan anggaran saat ini.
” Kami belum bisa memastikannya namun kedepan kita berharap semoga pemkab Klaten dapat memberikan dukungan lebih dan kami berkomitmen akan mendukung pembinaan olahraga disabilitas hingga dapat berprestasi”, pungkasnya.









