Lensa Klaten.com – Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto Selasa (25/02-25) meninjau langsung korban puting beliung di desa Jabu Kulon , kecamatan Ceper Klaten Jawa Tengah. Didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Klaten (BPBD) Syahruna serta Kapolres Klaten AKBP Cahyo, Benny meminta agar penanganan (bersih bersih) dampak puting beliung bisa selesai dalam sehari.
“Kami meminta kepada semua unsur yang terlibat mulai dari BPBD, SAR, relawan, TNI/Polri, serta warga agar gotong royong penanganan bersih bersih akibat kerusakan yang ditimbulkan dapat selesai dalam hari ini, minimal nanti malam, agar kegiatan serta aktivitas masyarakat tidak terganggu”, ujar Benny kepada wartawan usai meninjau lokasi bencana.
Dalam kesempatan tersebut wakil Bupati juga meminta agar warga Klaten tetap dalam kondisi waspada, dan hati hati, mengingat ancaman bencana dalam bulan bulan ini masih bisa terjadi, sesuai peringatan dari BMKG, dimana cuaca ektrem disertai hujan lebat dan angin kencang masih mungkin terjadi di pergantian musim tahun ini.
“Saya menghimbau dan meminta agar warga tetap hati hati dan selalu waspada, karena cuaca ektrem di beberapa hari kedepan masih mungkin terjadi. Dan saya berdoa semoga musibah di Penggung ini untuk yang terakhir kali terjadi di Klaten”, harapnya.
Sementara itu Kepala BPBD Klaten Syahruna, menjelaskan dalam musibah yang terjadi Senin sore ( 25/02-25) telah mengakibatkan kerusakan cukup parah. Sedikitnya 60 rumah warga mengalami kerusakan. Selain rumah warga puting beliung juga merusak berbagai fasilitas umum, seperti sub terminal Penggung Klaten beserta puluhan kios disekitarnya, sebuah pabrik briket arang, pohon tumbang serta tiang listrik.
Ketika ditanya adanya korban jiwa, mantan Kepala Bawasda Klaten ini menyatakan tidak ada korban jiwa. Hanya ada dua warga yang mengalami luka ringan tapi sudah mendapat pengobatan dan saat ini menjalani rawat jalan.
Untuk kerugian yang ditimbulkan, dirinya belum bisa memastikan, karena masih dalam proses pendataan.” kai belum dapat memastikan berapa kerugian yang ditimbulkan, karena masih dalam proses pendataan”, ujarnya.
Saat ini lanjut Syahruna BPBD telah membuka Posko relawan serta dapur umum guna mencukupi kebutuhan serta keperluan warga dan petugas.
Dibantu relawan TNI/Polri, Dinas terkait serta warga masyarakat, BPBD mentargetkan upaya pembersihkan dan perbaikan kerusakan dampak musibah selesai pada hari Selasa malam, atau maksimal Rabu siang (26/02-25).
” Sesuai arahan Bupati melalui wakil Bupati, kita usahakan Selasa malam, atau minimal Rabu siang, upaya bersih bersih dan gotong royong membersihkan puing puing dan kerusakan yang ditimbulkan selesai, agar aktivitas warga bisa berjalan normal kembali”, tegasnya.
Seperti di beritakan sebelumnya Senin Sore (24/02-25) disertai hujan yang turun sejak siang hari, angin puting beliung menyapu sebagian wilayah desa Jambu Kulon, kecamatan Ceper, Klaten,
Akibat musibah tersubut sub terminal bus Penggung hancur, sebuah pabrik briket arang rata dengan tanah. Sekitar 60 rumah warga serta berbagai fasilitas umum, serta pohon dan tinag listrik porak poranda.(batavia)









