Suparno, Korban Keracunan Massal Yang Meninggal Memiliki Komorbid Penyakit Jantung

LENSAKLATEN.COM – Keracunan massal yang terjadi di desa Karangturi kecamatan Gantiwarno Klaten mengakibatkan salah satu warga meninggal dunia. Korban bernama Suparno warga Kwagean desa Karangturi, Gantiwarno, Klaten.

Selasa pagi, warga silih berganti mendatangi rumah duka Almarhum Suparno yang berada di dukuh kwagean desa karangturi kecamatan gantiwarno klaten . Selain warga sekitar, terlihat juga Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo datang kedumah duka.

Bupati beserta jajaranya bertemu kepada keluarga dan menyampaikan bela rasa dan memberikan tali asih kepada keluarga Almarhum Suparno.

Menurut keponakan Almarhum Suparno, Yuliati mengatakan, Almarhum pada minggu pagi merasa mual dan muntah hingga tidak mau makan. Namun pada selasa pagi sudah agak enakan dan mau makan bubur. Tetapi pada senin siang badan lemas dan langsung dibawa kerumah sakit.

“ Sebelumnya Almarhum menyantap hidangan makan yang dibungkus kardus saat hajatan pada sabtu malam. Ketika pulang, membawa satu kardus lagi. Ketika membangunkan istrinya untuk makan tapi tidak bangun, dan di makan laku satu kardus yang dibawa itu”, katanya.

Kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit (p2p) dinkes Klaten dr. Hanung SW. menjelaskan, korban meninggal dunia memiliki komorbid berupa penyakit jantung.

“ Meskipun sudah dilakukan penanganan pacu jantung korban akhirnya meninggal” ungkap dr. Hanung.

Hingga selasa siang, menurut data di posko penanganan keracunan hingga pukul 10.00 wib tercatat 124 orang yang mengalami keracunan. Satu orang meninggal, satu orang sudah pulang dari rumah sakit dan 46 orang masih dirawat di 4 rumah sakit yaitu rumah sakit Bagas Waras, RS Cakra Husada, RDUP dr. Soeradji Tirto Negoro, RS Bhayangkara Sleman dan puskesmas Gantiwarno.

 

 

 

 

Idul Fitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *