LENSA KLATEN.COM KLATEN – Keluarga besar SMP Negeri 5 Klaten Jawa Tengah melakukan pembagian zakat fitrah kepada mereka yang berhak menerima. Sekitar 190 paket zakat diberikan kepada siswa SMP Negeri 5 sendiri, warga sekitar serta mereka yang berhak menerima zakat.
Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Klaten, Kamidi S.Pd kepada wartawan saat ditemui diruang kerjanya Sabtu (14/03-26), menjelaskan kegiatan penyaluran zakat fitrah di sekolahnya merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulan puasa menjelang lebaran.
Zakat yang dibagikan berasal dari zakat anak anak, guru serta seluruh karyawan SMP Negeri 5 Klaten yang dikumpulkan, kemudian dibagikan kembali, kepada mereka yang lebih berhak menerima. Baik kepada siswa sekolah sendiri, karyawan serta warga sekitar dan mereka yang nasibnya kurang beruntung.
” Kegiatan ini kita lakukan setiap bulan puasa. Selain menjalankan kuwajiban sebagai umat muslim untuk berzakat, sekaligus melatih anak anak menjadi sosok yang bertanggung jawab, menjadi pribadi yang taat, senang berbagi dan peduli terhadap sesama. Sehingga dalam penyaluran zakatpun semua dikelola oleh anak anak dengan pengawasan para guru dan dibagikan langsung oleh siswa”, ujarnya.
Dalam kegiatan kali ini lanjut Kamidi bagi yang mampu, baik siswa, guru dan karyawan membawa zakat berupa beras sebanyak 3 kilogram/orang. Selanjutnya beras dikumpulkan dan dikemas kembali dengan takaran 9 kg per paket. Setelah dikemas ulang terkumpul sekitar 190 paket yang siap dibagikan kepada mereka yang berhak.

Selain menyalurkan pembagian zakat, selama bulan puasa siswa dan guru juga melakukan berbagai kegiatan keagamaan lainnya, seperti menggelar pesantren kilat bagi para siswa, serta acara buka puasa bersama yang diisi dengan kegiatan pengajian.
” Alhamdulillah mas, selama bulan puasa kegiatan menyambut bulan ramadhan disekolah semua berjalan lancar. Baik pengajian yang dilanjutkan acara buka puasa bersama dan pesantren kilat. Dan mereka yang hampir semua menjalankan ibadah puasa”, terangnya.
Sementara beberapa siswa saat ditemui mengaku senang bisa berzakat dan berbagi disekolahan. Selain menjadi kuwajiban sebagai Muslim, bisa berzakat dan berbagi kepada saudara yang lebih membutuhkan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi mereka.
” Senang mas bisa berxakat dan berbagi dengan saudara kita yang lebih membutuhkan karena nasibnya kurang baik. Disini kita bisa belajar banyak. Baik tentang arti kehidupan, belas kasih, kepribadian, budi pekerti serta tanggung jawab”, ujar Kanza siswa kelas 9.















