LENSA KLATEN.COM– Ketua Dewan Pembina Posyandu Kabupaten Klaten Ny Fahrany Hamenang secara resmi melaunching Posyandu Plus berbasis 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) di desa Gentang, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, di pendopo kantor desa Gentan. Rabu (14/01-25).
Dengan diresmikannya pelayanan Posyandu berbasis 6 SPM di Gentan ini diharapkan, dapat membantu pemerintah kecamatan dalam upaya menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat, agar semua persoalan yang ada di tengah masyarakat dapat segera ditindak lanjuti oleh dinas terkait yang menangani.
Camat Gantiwarno Retno V. Retno Setyaningsih SKM MMR dalam penyampaiannya kepada ketua dewan pembina Posyandu, mengatakan, dari 16 desa yang ada di kecamatan Gantiwarno, desa Gentan yang pertama melaunching Posyandu berbasis 6 SPM.
Hal ini karena baru desa Gentan yang memiliki Posyandu yang siap melayani masyarakat dari beberapa aspek, selain masalah kesehatan. Namun demikian beberapa desa sudah mulai melakukan pembenahan untuk mengikuti jejak Posyandu desa Gentan.
” Untuk Gantiwarno yang sudah siap melakukan pelayanan Posyandu berbasis 6 SPM, baru desa Gentan. Lainnya masih berproses, dan Insya Alloh dalam waktu dekat mereka akan segera melakukan hal sama seperti desa Gentan”, ujar Retno.
Disampaikan pula oleh Camat Gantiwarno, Posyandu berbasis 6 SPM ialah Posyandu yang mencakup beberapa aspek, selain pelayanan kesehatan. Seperti Pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan pemukiman dan trantibmas.
” Selama ini Posyandu dikenal dengan istilah layanan 5 meja. Tapi sekarang bertambah menjadi 11 meja. Lewat Posyandu ini kita bisa secepatnya mengetahui, membantu dan meneruskan permasalahan warga, agar dapat segera tertangani. Misalnya ada warga yang belum dapat PKH, atau rumahnya rusak, atau ada anak usia skolah tapi tak bisa sekolah dan lainnya”, ujar retno.

Sementara itu Ketua pembina Posyandu Kabupaten Ny Fahrany Hamenang, mengaresiasi dana berterima kasih atas kesigapan pemerintah kecamatan yang cepat responsif, mendidik dan membentuk kader Posyandu berbasis SPM.
Dirinya berharap dengan Posyandu berbasis SPM ini, semua permasalahan yang ada dan timbul di desa dapat segera tertangani dan mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
“Saya berharap Posyandu seperti ini dapat segera dibentuk di tiap tiap desa di Kabupaten Klaten. Dan dengan Posyandu ini, semua permasalahan yang ada di masyarakat dapat segera tertangani dan mendapat perehatian sesuai permasalahan yanag ada”, ujar Fahrany.









