Kajoran Sabet Juara 1 Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten

Fahrani: Sarana Edukasi Anak Untuk Gemar Membaca

LENSAKLATEN.COM – Pemerintah Desa Kajoran, Klaten Selatan, Klaten Jawa Tengah  berhasil merebut juara 1 Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Kabupaten Klaten tahun 2025.  Atas prestasi tersebut Desa Kajoran berhak menerima Piala, serta piagam dan uang pembinaan sebesar Rp 500.000 diserahkan langsung oleh Bunda Literasi Kabupaten Klaten, Fahrani Hamenang.

Sementara Juara 2 diraih Perpustakaan Pojok Literasi Rumah Baca dan Apresiasi, Desa Sawit, Kecamatan Gantiwarno. Perpustakaan Lentera Cakrawala, Desa Dlimas, Kecamatan Ceper, meraih juara 3. Sementara juara harapan  1 direbut Perpustakaan Harmanut Suryobian, Desa, Belang Wetan,Kecamatan Klaten Utara, Harapan 2 Perpustakaan Ngudi Kawruh, Desa Nglinggi, Kecamatan Klaten Selatan dan juara Harapan 3 Perpustakaan Rumah Ilmu, Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom.

Lomba perpustakaan desa atau kelurahan tingkat Kabupaten di selenggaran oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemkab Klaren, dalam upaya meningkatkan minat baca bagi masyarakat, utamanya remaja dan anak anak. Diharapkan keberadaan perpustakaan desa yang semakin maju, juga dapat menjadi literasi masyarakat. Sekaligus bisa mengurangi kegiatan anak untuk  bermain  gadget.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Klaten, Pramana Agus Wijarnaka mengapreasiasi atas antusias desa dalam berpartisipasi untuk mengikuti lomba ini.  Diharapkan dengan adanya lomba tersebut akan semakin meninggkatkan minat baca bagi masyarakat, khusunya para remaja.

“Harapan kami kedepan, dengan program ini akan semakin meningkatkan minat baca masyarakat. Dalam kegiatan tahun ini, selain uang pembinaan para pemenang juga mendapatkan piala, piagam penghargaan serta uang pembinaan. Dan sebagai penyemangat setiap peserta juga kita berikan uang pembinaan sebesar Rp 500 ribu,” ujarnya.

Ny Fahrani hamenang bersam para juara  lomba Perpustakaan Tingkat kabupaten.

Sementara itu Bunda Literasi Kabupaten Klaten Fahrani Hamenang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas antusias  desa untuk mengikuti kegiatan tersebut. Selain melestarikan dan berinovasi, dirinya berharap dengan hadirnya perpustakaan di tiap desa, dengan aneka bacaan yang ada, akan memotivasi anak dan kalangan anak muda untuk gemar membaca.

Yang pada akhirnya ketika perpustakaan desa mampu menyanjikan koleksi buku dan sarana prasarana yang memadai, serta suasana yang nyaman, diharapkan mampu menarik anak anak, khsususnya para remaja untuk datang dan gemar membaca.

“Masalah riil yang ada dan tumbuh dimasyarakat saat ini adalah, banyaknya anak anak yang terlalu nyaman dan sering bermain HP, sehingga sering lupa waktu dan lupa segal galanya. Untuk itu dengan adanya perpustakaan di tiap desa dengan tampilan serta sajian yang menarik dan kekinian, kita harapkan anak anak tertarik dan mau datang ke perpustakaan dan akhirnya gemar membaca,” harapnya.

 

 

Idul Fitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *