Jelang Lebaran. Mulai 24 Maret Tol Jogya – Solo Sudah Normal Beroprasi.

Gratis Bagi Yang Masuk Lewat Exit Tol Solo.

LENSA KLATEN.COM – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memastikan mulai tanggal 24 Maret 3 hari jelang puncak arus mudik lebaran, ruas  Tol Jogya – Solo sudah mulai beroprasi normal. Tinggal ruas yang menuju Yogyakarta di daerah Minomartani masih fungsional.

Untuk exit Tol Prambanan mulai tanggal 24 masih gratis atau belum berbayar bagi mereka yang masuk lewat ruas Solo. Berbagai rambu rambu lalu lintas dan lampu penerangan jalan semuanya sudah disiapkan. Sehingga pemudik atau pengguna jalan Tol Yogya – Solo bisa nyaman.

” Alhamdulillah untuk ruas Tol Yogya – Solo yanag ada di wilayah Klaten mulai tanggal 24 Maret mendatang sudah beroprasional normal. Tinggal ruas yang menuju Yogyakarta, tepatnya di Minomartani yang masih fungsional. Namun pada prinsipnya Tol yang ada di wilayah Klaten sudah beroprasi normal”, ujar Hamenang usai mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi saat meninjau ruas Tol yang ada di Klaten Jum’at pagi (21/03-25).

Usai mendampingi Gubernur, Bupati langsung menuju Mapolres Klaten guna mengikuti apel gelar pasukan pengamanan Lebaran Operasi Ketupat Candi.

Bupatipun menjelaskan jajaran TNI/Polri serta unsur dinas terkait dalam kondisi siap siaga dengan kelengkapan yang komplit serta skema yang matang guna melakukan pengamanan lebaran tahun ini.

“Semua dalam kondisi siap siaga dengan kelengkapan yang komplit dan skema yang matang. Jajaran Polri yang didukung TNI, relawan, Orari,  tim medis kesehatan, ormas dan dinas terkait lainnya, siap mengamankan dan memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dan pemudik yang akan merayakan lebaran nanti”, terang Bupati.

Bupati Klaten bersama wakil tinjau kesiapan armada mudik lebaran tahun 2025

Selesai mengikuti apel kesiapan gelar pasukan Bupati berserta rombongan langsung menuju terminal Bus Ir.Soekarno Klaten, guna memantau langsung kesiapan armada lebaran. Disini para pengemudi dan awak bus, juga diwajibkan menjalani tes kesehatan untuk memastikan sopir dan kru dalam konsisi sehat jasmani dan rohani.

Bahkan Bupatipun menyempatkan diri ikut antri bersama para awak bus dan sopir untuk ikut cek kesehatan tensi tekanan darah.

” Bagaimana bapak bapak, masih semangat.  Saya pesen dan minta agar panjenengan semua selalu menjaga kondisi kesehatan tubuh. Jangan lupa minum vitamin yang sudah diberikan oleh tenaga kesehatan. Usahakan istirahat dan tidur yang cukup sebelum berangkat mengemudikan bus. agar kondisi badan tetap bugar dan fres.  Sehingga perjalanan lancar, selamat sampai tujuan”, pintanya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga berpesan bagi para pemudik yang akan pulang kampung, agar selalu hati hati dijalan. Periksa kendaraan serta bawaan yang akan dibawa, jangan paksakan perjalanan jika sudah merasa lelah atau kurang enak badan.

” Hati hati dijalan. jangan paksakan terus mengemudi dan meneruskan perjalanan jika memang sudah letih dan ngantuk. Istirahatlah di tempat yang aman dan nyaman atau di rest area yang sudah disediakan. Kalau perlu santai sejenak, nikmati dulu kuliner dimana anda berhenti. Jangan lupa tetap waspada dan selalu berdoa”, pesan Bupati.

Sementara itu Marjono, Kepala terminal Bus Soekarno menjelaskan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, dari 10 armada yang akan berangkat ke Jakarta, ada 1 kendaraan yang terpaksa dibatalkan karena ada kendala teknis, dimana sistem pengeremnnya mengalami gangguan.

” Dari hasil pemeriksaan semua bus hampir dinyatakan laik jalan.  Kondisi mesin dan semua perlengkapan surat suratnya komplit. Satu bus kita tunda keberangkatannya karena ada sedikit gangguan di sistim pengeremn. Sehingga penumpangnya kita pindahkan dengan armada lain  untuk tetap meneruskan perjalanannya menuju Jakarta”, ujarnya.(batavia)

 

Idul Fitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *