Peringati Hari kartini, Puluhan Siswa SMPN 1 Kalikotes, Klaten Saling Adu keluwesan dan Kecerdasan Dalam Lomba Mas dan Mbak Essakal

LENSAKLATEN.COM – Semarak hari kartini, diperingati dengan berbagai kegiatan yang positif, salah satunya yang dilakukan oleh SMPN 1 Kalikotes Klaten.

Selain pementasan tari, dengan memakai pakaian adat, puluhan pasangan siswa adu keluwesan, kecerdasan dan penampilan dalam ajang pemilihan mas dan mbak sekolah setempat.

Pelaksanaan ajang pemilihan mas dan mbak SMPN 1 Kalikotes atau essakal dibuka dengan penampilan tari merak sutra, yang dilakukan oleh para siswa setempat.

Selanjutnya, sebanyak 27 pasang anak saling beradu keluwesan, ketangkasan, kecerdasan hingga performance di depan ratusan siswa dan para guru. Dengan pasangan masing-masing dan mewakili tiap kelas lengkap dengan pakaian adat, berjalan layaknya penampilan dalam fashion show profesional.

 

Kepala SMPN 1 Kalikotes Klaten bersama para guru saat menilai lomba mas dan mbak Essakal.

 

Kepala SMPN 1 Kalikotes Klaten, Anik Ariastuti mengatakan, peringatan hari kartini sengaja diisi dengan berbagai kegiatan positif. Kali ini menggelar pemilihan mas dan mbak Essakal.

“ Kegiatan tersebut tidak hanya sekedar fashion show, tetapi para siswa juga dinilai dalam hal kecerdasan dan intelektual para siswa, smart untuk performance serta inner beauty”, katanya.

Anik berharap, peringatan hari kartini tersebut, memberikan wahana bagi para siswa untuk mengoptimalkan, perannya sebagai wanita khususnya, memberikan keberanian anak dan membuktikan anak mampu secara intelektual dan performanya.

“ harapnya, kegiatan tersebut sebagai wadah para siswa untuk mengoptimalkan peran para siswa khususnya bagi siswa wanita, sehingga kedepan akan muncul kartini kartini masa kini yang terus memperjuangkan keadilan bagi sesama” harapnya.

Salah satu peserta lomba, Sekar Aprilia mengaku, sebelum pelaksanaan lomba, Ia sebelumnya telah mempersiapkan fisik dan mental, serta melatih kekompakan bersama pasangan. Ia mengaku jika pemakaian baju adat sendiri sudah terbiasa. Namun ia masih merasa grogi jalan didepan ratusan teman-teman dan para guru  walaupun ia tetap merasa yakin dan percaya diri.

“ Persiapan yang saya lakukan yaitu mempersiapkan fisik dan mental serta melatih kekompakan dengan pasangan, serta beberapa materi yang dilombakan. Tapi tadi masih merasa grogi berjalan dan berkreasi didepan ratusan siswa dan para guru, namun saya usahakan tetap yakin dan percaya diri dalam pelaksanaan lomba” , katanya.

 

Idul Fitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *