Festival Candi Kembar Kukuhkan Bugisan Sebagai Desa Wisata Religi Budaya.

Dibuka Mas Bupati Hamenang.

LENSA KLATEN.COM – Arak arakan 8 gunungan hasil bumi di pelataran komplek Candi Plaosan Lor, di desa Bugisan, kecamatan Prambanan, Kabuaten Klaten Jawa Tengah, Sabtu (20/09-25) menandai digelarnya kembali festival candi kembar tahun 2025.

Festival budaya yang dibuka resmi Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo SI.KOM, bertema “Merangkai Warisan Membangun Peradaban”, merupakan pagelaran festival Candi Kembar ke 6, sekaligus semakin mengukuhkan desa Bugisan sebagai desa wisata religi dan budaya yang lebih menonjolkan pada nilai nilai luhur masa lalu yang memiliki nilai peradaban tinggi.

Dalam kegiatan ini tampilnya 8 gunungan bersisi aneka hasil bumi serta makanan tradisional yang disuguhkan oleh warga dari 8 wilayah padukuhan desa Bugisan, cukup membuat suasana sakral mewarnai prosesi jalannya festifal. Acarapun tampak mulai semarang, setelah tampilnya berbagai tari dan kesenian tradisional seperti tari kecak dan lainnya yang mendapat sambutan luar biasa dari para pengunjung serta tamu undangan.

Joko Purwanto selaku ketua penyelenggara mengatakan kegiatan kirab budaya merupakan perwujudan rasa syukur masyarakat Desa Bugisan kepada Tuhan. Sekaligus bentuk pelestarian budaya dan memperkuat citra Bugisan sebagai Desa Wisata religi dan budaya.

Keberadaan candi kembar serta beberapa ornamen candi disekitarnya semakin mengukuhkan desa Bugisan sudah ada sejak dulu, bersamaan dengan berdirinya petilasan petilasan yang ada di sekitar desa Bugisdan termasuk candi Kembar.

“Tahun ini, merupakan penyelenggara yang keenam dari Festival Candi Kembar. Kami berharap semakin banyak kunjungan wisata ke desa kami,” ungkapnya.

Sementara Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo usai membuka secara simbolis, menyatakan kekagumannya dan sangat mengapresiasi semangat dan kebersamaan warga dan pemerintah desa Bugisan yang memiliki komitmen tinggi menjaga dan melestarikan budaya leluhur.

Ditegaskan pagelaran yang ada di Bugisan merupakan paket rangkaian promosi wisata Klaten yang tidak bisa terpisahkan dengan potensi wisata lain yang ada di Klaten.

Kedepan tinggal bagaimana pemerintah Kabupaten Klaten mencari formula yang tepat agar setiap wisatawan yang datang ke Klaten bisa menikmati keindangan wisata yang ada dengan potensi serta nuansa yang berbeda.

” Terima kasih atas gotong royong dan semngat masyarakat Bugisan dan semua pihak yang terlibat. Kedepan kita semua berharap kegiatan Festival Candi Kembar ini semakin meriah, dan menjadi kalender wisata yang lebih monumental, sehingga tidak hanya warga domestik yang hadir, tapi bisa menggaet wisatawan luar daerah dan manca negara, apalagi kita bersebelahan dengan komplek candi Loro Jonggrang”, harapnya.

 

 

Idul Fitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *