Dispar Sleman Himbau Pelaku Usaha Tidak Naikkan Harga Berlebihan.

Pengelola Diminta Tidak Naikkan Harga Diatas Kewajaran.

LENSA KLATEN.COM SLEMAN – Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, menjamin kenyamanan serta kemanan semua obyek wisata di wwilayah Sleman, nyaman dan aman dikunjungi masyarakat selama masa lebaran.

Tak hanya itu Dispar bersama  dinas terkait juga meminta agar para pengelola serta pelaku usaha kuliner dan wisata, untuk tidak menaikkan harga diatas kewajaran selama libur lebaran mendatang.

” Kami menjamin untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan memeberi raasa aman dan nyaman bagi semua wisatawan untuk berkunjung di tempat wisata selama libur lebaran ini dan seterusnya”, ujar Kepala Bidang Pemasaran Dinas pariwisata Kabupaten Sleman Kus Endarto SE, saat acara jumpa perss bersama wartawan di pendopo rumah dinas Bupati Selasa (10/03-26).

Disamping itu Kus Endarto juga mengatakan telah melakukan koordinasi dan himbauan kepada semua pelaku usaha wisata, kuliner dan UMKM untuk tidak menaikkana harga diatas kewajaran di tempat tempat wisata, agar pengunjung bisa merasa nyaman dan tidak kapok untuk datang kembali.

Untuk itu mengaacu pada Surat Edaran Menteri Pariwisata RI  Nomor. SE/1/HK. 01.03/MP/2026, tentang Penyelenggara han Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman dan Menyenangkan,  beberapa hal telah dilakukan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, seperti menerbitkan Surat Edaran Kepala Dinas tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman dan Menyenangkan.

Saat konfrensi Perss di pendopo rumah dinas Bupati Sleman.

Beberapa point dalam susrat tersebut antara lain, tidak menaikan harga produk layanan melebihi batas kewajaran  dan mema sang harga layanan yang  dapat dilihat dengan  mudah oleh wisatawan. Serta mengelola sampah dan limbah  yang tim bul dari aktivitas di destinasi wisata, desa wisata dan usaha jasa pariwisata untuk menjamin  kelestarian, kebersihan dan keasrian lingkungan hidup.

Sementara terkait pertumbuhan wisatawan yanag berkunjung di Sleman, Endarto menjelaskan dari data sementara hingga 9 Maret 2026, jumlah wisatawan yang datang ke Sleman mencapai 955.748. pergerakan tersebut didominasi pergerakan wisatawan nusantara sebesar 98,93 persen atau setara dengan 945,493 pergerakan.

Selama libur lebarana nanti diperkirakan, pergerakan kunjungan wisatawan di Sleman akan didominasi pengunjung domestik, dengan daya beli sekitar Rp 500 ribu hingga Rp 1.500.000.

” Empat komponen belanja seperti akomodasi, makan, minum, tiket masuk serta oleh oleh belanja atau souvernir akan menjadi komponen terbesar dalam pembelanjaan para wisatawan”, terangnya.(red/YP)

 

Idul Fitri