Dari 37 SPPG Yang Ada Di Klaten Baru Satu Yang Memiliki SLHS.

Namun 29 SPPG Sudah Beroprasi Dan 9 Baru Mengurus SLHS

LENSA KLATEN.COM – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten Jawa Tengah dr Anggit Budhiarto MMR menegaskan hingga saat ini baru ada satu SPPG di Klaten yang Memiliki Sertifikat SLHS.
Dari 37 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Klaten baru SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari yang berada di Kecamatan Ngawen Klaten yang telah memenuhi standar yang telah ditenrtukandan ditetapkan.
” Hingga saat ini baru ada satu SPPG yang memenuhi persyaratan standar yang telah ditentukan dan telah memperoleh sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) yakni SPPG di Ngawenmilik Yayasan Bhayangkari”, tegasnya
Menurut Anggit berdasarkan laporan yang masuk saat ini ada 37 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari jumlah tersebut  29 di antaranya sudah beroperasi, dan sembilan SPPG telah mengumpulkan dokumen lengkap untuk pengurusan SLHS.
Namun demikian lanjut Anggit walau mereka telah memiliki SLHS, atau SLHS sudah diterbitkan, kewenanangan untuk memastikan status operasional SPPG berada pada Badan Gizi Nasional (BGN).
Dinas Kesehatan hanya mendorong, memantau dan membantu agar para pemilik SPPG untuk mengurus dan melengkapi semua persyaratan yanag telah ditentukan guna memastikan mutu dan kuwalitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimasak memenuhi standar gizi, aman, dan layak konsumsi, terutama karena diberikan kepada anak-anak sebagai calon generasi bangsa.
” Syarat untuk mendapatkan SLHS meliputi lolos Inspeksi Kesehatan Pangan (IKP), mengikuti pelatihan keamanan pangan, dan lolos uji laboratorium terhadap air, sampel makanan, serta peralatan yang digunakan di SPPG masing masing”, ujar Anggit
Idul Fitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *