LENSAKLATEN.COM – Guna memastikan keamanan dan kesehatan masyarakat, mencegah terjadinya kecelakaan atau insiden yang disebabkan oleh penanganan bahan berbahaya, dinas koperasi usaha kecil dan perdagangan Klaten, gelar sosialisasi pembinaan fasilitasi penyimpanan, distribusi dan labelisasi bahan berbahaya di tingkat PA-b2 dan P-b2, atau juga terkait penggunaan bahan berbahaya sesuai ketentuan. Pelaksanaan sosialisasi dilakukan di aula dinas setempat. Rabu, (21/05/2025).
Kepala dinas koperasi usaha kecil dan perdagangan, Anang Widjatmoko mengatakan, mengingat masih ditemukannya bahan berbahaya yang digunakan dalam makanan yang beredar dipasaran, maka sosialisasi terus dilakukan oleh dinas terkait.
“ Sosialisasi dilakukan untuk memberikan edukasi kepada pelaku umkm dalam bidang makanan dan minuman, guna memastikan penggunaan bahan makanan dan pewarna yang diperuntukkan untuk makanan”, katanya.
Sosialisasi diikuti oleh puluhan pelaku umkm dalam bidang makanan dan minuman, dengan menghadirkan pembicara dari BPOM Semarang, dinas perindustrian dan perdagangan Jawa Tengah serta anggota dewan komisi dua klaten.
Anang menambahkan, selain sosialisasi, penekanan pengawasan distribusi bahan berbahaya juga dilakukan, untuk memastikan keamanan dan kelancaran distribusi bahan-bahan tersebut, serta mencegah penyalahgunaan atau risiko kecelakaan yang dapat terjadi akibat penanganan yang tidak benar.
“ Pengawasan ini melibatkan berbagai tahapan, mulai dari proses pengadaan, distribusi, hingga penyimpanan bahan berbahaya”, imbuhnya.
Pemerintah telah mengeluarkan berbagai peraturan dan regulasi terkait pengadaan, distribusi dan pengawasan bahan berbahaya. salah satunya peraturan menteri perdagangan nomor 7 tahun 2022 tentang pendistribusian dan pengawasan bahan berbahaya.
“ Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kesehatan masyarakat, mencegah terjadinya kecelakaan atau insiden yang disebabkan oleh penanganan bahan berbahaya, mencegah penyalahgunaan bahan berbahaya, melindungi lingkungan dari pencemaran”, pungkasnya.















