Bupati Hamenang Lepas 10 Bus Mudik Gratis Menuju Jakarta.

Diutamakan mereka yang bekerja di sektor non formal.

LENSA KLATEN.COM – Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Senin malam (25/03-25) melepas 10 unit armada bus penjemput mudik lebaran menuju Jakarta. Pelepasan yang ditandaai dengan pengibaran bendera start dilakukan di terminal Bus Ir.Soekarno, Buntalan Klaten Tengah, Klaten, Jawa Tengah.

Dalam pesannya, Bupati meminta kepada seluruh awak bus, khususnya sopir untuk mengedepankan keselamatan serta kehati hatiannya, selama menumpuh perjalanan, baik saat akan berangkat ke Jakarta hingga pulang membawa warga Klaten yang ingin berlebaran bersama keleuarga di kampung halamannya.

” Saya titip pesan kepada semua awak bus, agar mengutamakan keselamatan serta kehati hatian selama dalama perjalanan. Baik saat berangkat hingga perjalanan pulang nanti. Tetap jaga kondisi dan kesehatan, agar tetap vit dan fress saat mengemudikan bus. Sehingga semua selamat sampai tujuan, baik saat berangkat dan pulang nanti”, harapnya.

Mudik lebaran bersama Pemda Klaten lanjut Hamenang memang sudah menjadi tradisi dan rutinitas Pemerintah Kabupaten Klaten dalam membantu warga  yang merantau di luar kota khususnya di Jakarta dan sekitarnya.  Untuk itu kedepan jika memungkinkan Jumlah armadanyapun akan kita tambah. Jika tahun ini 10,  bus mungkin tahun depan bisa 12 atau 14 bus.

Program mudik gratis sendiri menurut Bupati,  kegiatan yang sangat dinantikan oleh warga perantuan Klaten yang bekerja di luar kota, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya setiap hari raya Idul Fitri.  Karena dengan program ini, mereka yang nasibnya belum beruntung dan bulum bisa mudik secara mandiri bisa menggunakan sarana ini untuk bisa pulang kerumah untuk berlebaran bersama keluarga.

” Jika tahun ini ada  baru ada 10 bus nggak papa. Insya Alloh tahun depan jika memang memungkinkan jumlaha armada busnya kita tambah menjadi 12 atau 14 bus. Sehingga jumlah pemudik asal Klaten ingin mudik gratispun jumlahnya akan semakin banyak”, ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Klaten, Parjono menjelaskan, 10 armada bus yang dipersiapkan untuk menjemput pemudik Klaten dari Jakartaa, semuanya sudah melalui seleksi, serta uji laik jalan, termasuk tes kesehatan bagi para awak bus. Sehingga selain sehat jasmani dan rohani, kelengkapan serta kelaikan busnyapun sudah lolos uji. Sehingga semua dipastikan dalam kondisi aman dan nyaman.

Dari 10 bus yang dipersiapkan lanjut Parjono 8 bus berasal dari Klaten dan 2 unit bus berasal dari luar kota. Tiap bus nantinya akan diisi oleh 3 awak bus, meliputi sopir dan kernet/kondektur, ditambah satu petugas pendamping dari Dinas Perhubungan Klaten.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berserta para awak bus.

Satu unit bus lanjut Parjono mampu menampung 50 penumpang. Sehingga dengan 10 bus yang sudah dipersiapkan  jumlah pemudik yang bisa terangkut sekitar 480 orang.

Dijelaskan Parjono, mereka yang bisa ikut program mudik gratis, diutamakan warga perantauan asal Klaten yang bekerja di sektor non formal. seperti pedagang, tenaga bangunan, pekerja pabrik atau lainnya. Dan untuk mendata atau menentukan siapa saja yang bisa ikut mendaftar,

Sesuai rencana, Senin malam Bus berangkat menuju Jakarta dan akan transit di sekitaran Taman Mini Indonesia Indah, sebagai titik kumpul penjemputan calon penumpang/pemudik. Selanjutnya Selasa siang (26/03-25) mereka akan meninggalakan Jakarta menuju Klaten, dan diperkirakan akan sampai di Klaten pada Selasa malam.

” Peserta mudik gratis , kita utamakan warga perantauan asal Klaten yang bekerja di sektor non formal, seperti pekerja pabrik, tenaga bangunan atau pedagang. Dan untuk mengkoordinir mereka kita selalu berkoordinasi dengan para pengurus paguyuban perantauan warga Klaten yang ada di Jakarta.”, ujarnya.(tim)

 

 

Idul Fitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *