Tiga Wanita Asal Sukabumi Terjaring di Hotel Klaten.

Terlibat jaringan Prostitusi Online.

LENSA KLATEN.COM – Dalam upaya terus memberi rasa nyaman, aman dan tentram selama bulan suci Romadhon dan jelang lebaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Klaten Jawa Tengah terus melakukan giat penertiban serta pencegahan penyakit masyarakat.

Giat kembali dilakukan pada kamis pagi (05/03-26) di beberapa titik yang dianggap rawan pelanggaran, seperti di beberappa hotel melati dan Panti Pijat diwilayah seeputaran kecamatan Jogonalan dan Prambanan ataau sekitar komplek candi Prambanan.

Dalam giat operasi gabungan berekekuatan sekitar 25 personil yang terdiri dari, anggota Satpol PP Damkar Klaten 15 orang, serta unsur lain seperti TNI, Polri,Dinsos dan kesbangpol, petugas berhasil mengamankan 12 pelanggar.

3 Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar yang terjaring selanjutnya diserahkana ke RUSI Dinsos Klaten, 3 orang PSK (Pekerja Sex Komersial) dikiri ke PPSW Wanodyatama Surakarta dan 3 pasangan warga Sukabumi dikenai wajib lapor selama 30 kali dan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya.

Dari keterangan ketiga pelaku tersebut, mereka mengaku datang ke Klaten untuk membuka layanan open booking online (BO).

Kabid Penagak Perda Sulamto usai operasi penertiban menjelaskan dari keterangan pelaku, mereka mengaku baru datang di Klaten 3minggu yang lalu. Ketiganya langsung menyewa salah satu hotel kelas melati untuk melakukan kegiatan prostitusi online.

” Ketiganya kita kenakan penindakan wajib lapor selama 30 kali dan membuat pernyataan tidak akan  mengulangi perbuatannya. selanjutnya mereka kita kirim ke Wanodyatama Solo”, tegas Sulamto.

Sementara  Kasat Pol PP Klaten Joko Hendrawan SH.MM Satpol PP bersama dinas terkait akan terus melakukan penertiban serta penegakkan terlebih dibulan puasa.

Hal ini untuk memberi rasa aman, nyaman dan tentram bagi masyarakat, khususnya dalam menjalanakan ibadah puasa.

” Kita akan terus melakukan penertiban demi memberi rasa aman dan nyaman pada warga, sekaligus dalama upaya menegakkan Perda. Dalam bulan puasa ini, intensitas memang kita tingkatkan, untuk memastikan Klaten tetap kondusif”, ujarnya.

 

 

Idul Fitri