LensaKlaten.com (Klaten) – Sebanyak 191 siswa kelas VII SMP Negeri 5 Klaten, Jawa Tengah mengikuti kegiatan Character Building selama 3 hari di Komplek WCS Mojogedang, Kabupaten Karanganyar. Jawa Tengah.
Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 30 Maret hingga 1 April 2026, dimaksud untuk membentuk karakter anak, agar menjadi siswa sekolah yang mandiri, bertanggung jawab, berintregritas, memiliki jiwa kejujuran serta berakhlak mulia.
Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Klaten Kamidi S.Pd kepada wartawan diruang kerjanya Rabu (01/04-26) mengatakan, kegiatan Character Building yang digelar selama 3 hari di Mojogedang Kabupaten Karanganyar diikuti 191 siswa kelas VII.

Perencanan serta pelaksanaan kegiatan dilakukan setelah ada kesepakatan rapat musyawarah komite antara orang tua wali murid, komite sekolah, guru pembimbing serta ijin dari Dinas Pendidikan Klaten.
Dimana dalam poin hasil musyaswarah disebutkan tidak ada kewajiban serta keharusan siswa wajib mengikuti kegiatan tersebut. Sehingga bagi siswa yang tidak ikut, tetap mengikuti pelajaran sekolah dirumah.
” Ini adalah salah satu bentuk komitmen sekolah kami dalam mendidik anak anak, agar bisa menjadi siswa yang mandiri, cerdas, disiplin, jujur dan bertanggung jawab serta berakhlak mulia. Karakter ini secepatnya harus dibentuk dan ditanamkan pada anak sejak dini, mengingat kecanggihan teknologi yang diterima anak tanpa pendampingan orang tua justru menjadi racun bagi mereka, sehingga saat ini banyak anak yang lepas kendali sulit di atur dan berani pada orang tua”, ujarnya.

Dan sebagai antisipasi anak anak kami di SMP Negeri 5 Klaten tidak seperti itu, maka lanjut Kamidi, komite, orang tua anak serta guru pembimbing sepakat melaksanakan Character Building selama 3 hari dalam upaya memberi pondasi yang kuat pada anak agar menjadi pribadi siswa yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Dalam kegiatan yang dikawal 7 guru pendamping lanjut Kamidi siswa akan menerima berbagai pengetahuan, pendidikan serta pelajaran tentang budi pekerti, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, kepribadian serta tanggung jawab. Sehingga diharapkan sejak dini, anak anak sudah memiliki pondasi karakter pribadi yang baik dan tangguh.
Selama mengikuti kegiatan character building, anak anak tidur dalam barak secara bersamaan. Barak putri sendiri terpisah dengan barak siswa laki lagi. Namun di acara tertentu seperti istirahat atau makan, mereka bisa makan bersama sama. Hal ini sengaja dilakukan guna menumbuhkan rasa kebersamaan, kesetia kawanan serta saling memiliki.
Hari Pertama kegiatan diisi dengan dinamika kelompok, materi kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta sesi renungan malam untuk penguatan spiritual dan emosional.
Disini anak anak mendapat pelajaran yang sangat berharga tentang kepribadian yang baik dan menjadi anak yang bertanggung jawab dan berbakti pada kedua orang tua.
Dibawah kakak pembimbing dan instruktur, dihari kedua para siswa mengikuti berbagai latihan fisik dan kerja sama tim, seperti Peraturan Baris Berbaris (PBB), teknik pioneering, jelajah alam (fun game). Ini dilakukan untuk menumbuhkan jiwa dan semangat persaudaraan, kebersamaan serta kekompakan.

Memasuki hari terakhir pelaksanaan outhing clas sebelum kembali ke sekolah, bersama tim motivator Senopati 88 selaku kakak pembina, para siswa mengikuti kegiatan evaluasi yang dilanjutkan closing statement untuk memastikan nilai nilai positip yang didapat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari baik dirumah dan disekolah.
Di era teknologi canggih yang serba digital, Pendidikan character building bagi siswa sekolah adalah sebuah keharusan atau sesuatu yang mendesak yang tidak bisa disepelekan. Hal ini salah satu cara untuk mengantisipasi efek negatif kecanggihan teknologi.
Harus disadari banyak kenakalan remaja, yang timbul saat ini seperti perkelahian antar pelajar, genk motor, serta pelanggaran hukum yang dilakukan anak anak dibawah umur banyak disebabkan pengaruh gadge.
Namun semua itu tidak akan pernah terjadi manakala anak memiliki jiwa kepribadian kuat, tangguh bertanggung jawab dan berbudi pekerti.
Dan salah satu motivasi untuk menanamkan nilai nilai seperti itu, ditanamkan pada anak dengan mengikuti program Character Building.
” Semoga dengan kegiatan ini akan menjadi modal dasar bagi anak anak kami, tumbuh sebagai generasi tangguh. Menjadi sosok sosok hebat yang siap berperan membawa bangsa menuju Indonesia emas”, harap Kamidi.















