LENSA KLATEN.COM – Minggu (08/02-26) tepat pukul 10.30 mobil ambulan RSUD Bagas Waras yang membawa jenasah almarhum wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto SE, meninggalkan rumah duka di desa Karang, kecamatan Delanggu menuju tempat peristirahatan terakhir yakni komplek pemakaman umum di dukuh Jonggrangan, desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Klaten Jawa Tengah.
Isak tangis dari keluarga, saudara serta kerabat dekat yang ditinggalkanpun tak dapat terbendung mengiringi kepergian orang yang sangat mereka cintai ketika mobil ambulan mulai berjalan keluar dari halaman rumah duka. Ribuan pelayat yang datang untuk memberi penghormatan terakhir pada almarhum hanya mampu tertegun, diam dengan wajah sembab penuh kesedihan tak percaya almarhum akan pulang secepat itu menghadap Sang Pencipta.
Iringan mobil jenasah tiba di komplek pemakaman umum yang berjarak sekitar 5 kilometer dari rumah, sekitar pukul 10.45 menit. Isak tangis kesedihanpun kembali pecah ketika prosesi pemakaman selesai. Berkali kali Bupati Klaten Hamenang Wajar ismoyo beserta istri yang duduk bersimpuh di samping makam almarhum tak kuasa menahan tangis meratapi kepergian ” sang adik” yang begitu cepat meninggalkannya.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi yang hadir melayat bersama sejumlah Bupati dan wakil Bupati se Jawa Tengah, mengaku sangat merasa kehilangan atas kepergian almarhum Benny Indra Ardhianto. Karena selain kader partai, almarhum dikenal sosok yang baik dan sangat peduli terhadap sesama. Sehingga bagi dirinya almarhum sudah dianggap sebagai anaknya sendiri.
” Klaten dan Jawa Tengah kehilangan salah satu putra terbaiknya. Almarhun adalah orang baik, yang memiliki dedikasi tinggi, rendah hati dan selalu baik kepada siapa saja. Kami benar benar merasa kehilangan dengan kepergian almarhum”, ujarnya.

Sementara Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengaku sangat sangat kehilangan atas kepergian mas Benny yang sudah dianggap sebagai adiknya sendiri.
Bahkan dirinya sampai saat ini seakan tak percaya, sosok yang rendah hati, ramah, baik dan sederhana itu begitu cepat meninggalkan dirinya.
” Dengan kepergian beliau, saya benar benar kehilangan sosok patner kerja dan adik yang begitu baik. Selama ini kami berdua sudah sejiwa, dan sehati dalam bekerja menata Klaten kedepan. Pikiran pikiran beliau terhadap Klaten sangat luar biasa dan inspiratif. Dan kami berdua telah berjanji akan mewujudkan semua itu demi kemaajuan Klaten. Namun sayang beliau terlalu cepat meninggalkan kita. Klaten kehilangan salah satu putra terbaiknya”. ujarnya.
Almarhum Benny Indra Ardhianto, wakil Bupati Klaten yang dilantik pada 20 Februari 2025, Sabtu sekitar pukul 10.15 meninggal dunia di rumah sakit Karyadi Semarang karena menderita sakit Leukimia. Berbagai upaya telah dilakukan keluarga untuk memperoleh kesembuhan.
Namun Tuhan Sang Maha Kuasa berkendak lain. Sang Maha Pencipta lebih mencitai almarhum dan mengajaknya “pulang” diusia 33 tahun.
Selain sebagai politikus dari partai Gerinda, semasa hidupnya almarhum dikenal sebagai sosok pengusaha muda yang sukses. Almarhum juga ditunjuk sebagai Region Coordinator Agen, SPPBE dan Retester Elpiji 3 Kg Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Kabupaten Klaten dan Paguyuban Pertshop Jateng-DIY DPC Kota Surakarta.
Almarhum Benny Indra Ardhianto merupakan putra tunggal Wakil Ketua DPRD Klaten, Haryanto. Almarhum meninggal seorang istri Mahanni Yulinda Pratiwi, dengan dua orang putra masing masing Kaendra Asana Abhivandya dan Kaynindra Askana Mahewari.









