LENSA KLATEN.COM (KLATEN) – Peristiwa hujan deras yang disertai aangin kencang yang melanda beberapa wwilayah di Kabupaten Klaten, Tawa Tengah Minggu Sore (30/03-26) sekitar pukul 16.40 membuat sejumlah rumah penduduk rusak parah serta pohon tumbang.
Sedikitnya ada 5 wilayah kecamatan dengan total jumlah desa yang terdampak sekitar ada 18 desa. Jumlah kerusakan dan kerugianpun berbeda beda. Namun rata rata kerusakan pada atap rumah yang terbawa angin, pohon tumbang serta rusaknya beberapa fasilitas umum serta bangunan roboh.
5 wilayah kecamatan yang terdaampak antara lain, kecamatan Jatinom, kecamatan Karanganom, Tulung, Ngawen dan kecamatan Cawas. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun dari perhitungan sementara kerugiaan mencapai angka Rp 286.199.261. Sementara satu warga terpaaksa diungsikan kerumah saudaranya.
Di wilayah Jatinom selain menghantam rumah penduduk dan menghancurkan lapak para pedagang kakai lima, angin puting beleiung juga meluluh lantakan bangunan pasar Hewan Jatinom. Hampir semua atap kios sengnya terbang dan roboh.
Kerusakan juga menimpa beberapa fasilitas umum lainnya, seperti kantor Koramil Jatinom, kandang ternak, Mushola, serta lainnya.
Hal sama juga dialami kecamatan sebelahnya yakni Karanganom. Sedikitnya 62 rumah warga rusak berata dan ringan. Sementara afasilitas umum yang rusak meliputi, Mushola, Fasilitas pendidikan (sekolah) serta ratusan pohon tumbang,sehingga mengganggu akses jalan.
Camat Karanganom Klaten Joko Handoyo ketika dikonfirmasi mengatakan desa-desa yang terdampak angin kencang meliputi Desa Soropaten, Karangan, Jurangjero, Jungkare, serta Desa Karanganom.
” Alhamdulillah mas berkat kerja keras temen temen relawan, BPBD dan warga akses jalan yang terputus aakibat pohon tumbang bisa segera diatasi. Dan untuk kerusakana lainnya kita akan teruss lakuklan gotong royong pembenahan”, ujarnya.
Di wilayah kecamatan Tulung Dan Ngawen, sedikitnya 27 rumah penduduk mengalami kerusakan ringan hingga parah. Rata rata kerusakan akibat tertimpa pohon serta atap rumah yang terbawa angin. Sementara atap kantor Polsek Ngawen njuga ikut terbang terbawa angin.
Sementara angin puting beliung yang disertai juhan deras juga melanda wilayah kecamatan paling ujung selatan timur yakni kecamatan Cawas, tepatnya di desa sentra industri Genting Pakisan. Beberapa fasilitas umum dan rumah penduduk di 4 dukuh yakni dukuh Pakisan, Bandung, Bandung rejo serta dukuh Palihan mengalami kerusakan akibat puting beliung.
Ada 4 rumah rusak serta beberapa atap tobong (tempat pembakaran) terbang terbawa angin serta pohon tumbang. Beberapa fasilitas umum juga ikut terdampak seperti atap sekolah SDN 2 Pakisan, beberapa lapak daan tempat usaha milik warga.

Supervisor Pusdalops BPBD Kabupaten Klaten Indriarto saat dikonfirmasi membenarkan adaanya amusibah uting beliung yang menerjang beberapa wilayah di Kabupaten Klaten pada Minggu sore.
Menurutnya kondisi dilapangan saat ini sudah cenderung kondusif dan aman. Ratusan personil dari berbagai lintas komunitas seperti TNI. Polri, Relawan, BPBD, PMI, Damkar saat itu juga turun ke lapangan membantu masyarakat.
Sehingga gangguan gangguan serta kersakan yang fatal dan mengancam keselamatan warga serta mengganggu pelayanan umum, seperti jaringan listrik dan arus lalu lintas macet dapat segera di diselesaikan.
” Alhamdulillah mas kerja keras dan gotong royong serta kekompakan tim dilapangan dari berbagai elemen dibantu warga setempat, membuat kita semakin semangat dalam melakukan evakuasi pertolongan. Sehingga saat ini kondisi dilapangan sudah relatif kondusif dan aman”, ujar Andit.
Dijelaskan pula dari update terakhir data yang masuk hingga Senin 30 Maret 2026 dari seluruh kejadian yang menerjang 5 wilayah kecamataan mencangkup 18 desa, anatara alain, 2 fasilitas pendidikan rusak ringan, 4Fasilitas Umum Rusak ringan dan Berat, 87 Rumah Rusak Ringan, 21 Akses jalan Terganggu, 2 Jaringan Listrik Terganggu, 1 Jaringan Internet Terganggu dan 48 Pohon Tumbang. Ditambah beberapa kerusakaan lainnya.









