LENSA KLATEN.COM – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menerima audiensi dari jajaran National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Klaten di ruang kerjanya belum lama ini.
Pada pertemuan tersebut, Bupati didampingi oleh Pj Sekda Kabupaten Klaten serta Kepala Disbudporapar Kabupaten Klaten.
Dalam kesempatan itu, Ketua NPCI Kabupaten Klaten Sri Mulyo melaporkan sejumlah capaian membanggakan yang diraih pada atlet penyandang disabilitas Klaten selama tahun 2025. Di antaranya para atlet asal Klaten yang mengikuti Asian Para Games di Thailand, yaitu Ahmad Syaidah (cabang olahraga anggar), Aisyah (menembak), Andi Santoso (tenis meja), dan Novi (para judo).
Selain itu, NPCI Klaten juga mencatat sederet prestasi membanggakan di berbagai ajang kompetisi, yaitu Kejurprov 2025 yang memperoleh 7 emas, 22 perak, 6 perunggu, Pekan Paralimpik Provinsi (PEPARPROV) mendapatkan 3 emas, 2 perak, 1 perunggu, dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional meraih 2 emas.
Dalam audiensi ini, Sri Mulyo turut menyampaikan, NPCI Kabupaten Klaten telah menerima hibah sebesar Rp600 juta dan telah mengalokasikan anggarannya untuk kegiatan pembinaan. Namun, kebutuhan sarana dan prasarana pelatihan masih belum tercukupi.
“NPCI berharap adanya penambahan dukungan anggaran agar fasilitas pembinaan atlet disabilitas di Klaten semakin memadai,” kata Sri Mulyo.
Sedang Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para atlet maupun pengurus NPCI Kabupaten Klaten.
“Terima kasih telah bersilaturahmi dan menyampaikan laporan capaian NPCI Klaten. Kami menyampaikan rasa bangga dan selamat atas prestasi yang diraih, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di level internasional. Ini adalah kebanggaan seluruh masyarakat Klaten,” ujar bupati.
Terkait permohonan tambahan alokasi hibah, Bupati menyatakan, pemerintah daerah masih harus menyesuaikan kemampuan anggaran.
“Terkait usulan penambahan anggaran, kami belum bisa memastikan. Namun ke depan, semoga pemerintah dapat memberikan dukungan lebih besar kepada NPCI Klaten,” jelas bupati.
Mas Hamenang menegaskan, Pemerintah Kabupaten Klaten berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga disabilitas.
“Tentu Pemkab Klaten selalu mendukung NPCI. Semoga NPCI semakin maju, semakin solid, dan atlet-atletnya terus menorehkan prestasi. Atletnya juga semoga semakin banyak, sehingga NPCI Klaten menjadi rumah bagi para atlet disabilitas,” harap bupati.















