LENSA KLATEN.COM – Pemerintah Kabupaten Klaten Jawa Tengah akan menggelar kembali kegiatan pasar murah guna membantu meringankan masyarakat yang kurang beruntung di saat ekonomi sulit dan harga mulai merangkak naik jelang lebaran.
Melalaui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) pasar murah akan digelar di lima kecamataan yakni Jogonalan, Karangdowo, Delanggu, kecamatan Tulung dan Ngawe. Pelaksanaan pasar murah sembako rencananya berlangsung hingga 2 Maret 2026.
Kepala DKUKMP Klaten Anang Widjadmoko mengatakan total paket sembako yang akan dijual sebanyak 6.000 dengan harga tebus Rp 10 ribu/paket.
Dalam pelaksaanya masing-masing kecamatan akan menyediakan 1.200 paket berisi beras 2 kilogram, gula 1 kilogram, minyak goreng 1 liter dan 4 bungkus mi instan.
” Kalau kita hitung hitung per paket harganya sudah mendekati harga Rp 100 ribu. Namun karena ini kegiatan sosial sifatnya membantu masyarakat kita yang nasibnya kurang beruntung, per paket kita beri harga tebus Rp 10 ribu. Semoga kegiatan ini bisa membantu meringankan saudara saudara kita”, ujarnya.
Terkait teknis pelaksanaan Anang menjelaskan sebelum pelaksanaan, dilakukan koordinasi pihak kecamatan dan kepala desa atau lurah terlebih dahulu. Hal ini guna melakukan verifikasi data agar usulan tepat sasaran dan sesuai kuota.
” Setelah verifikasi data akurat, dimana penerima manfaat sesuai, maka warga yang berhak akan diberi kupon. Sehingga paket sembako muraha nanti ditebus dengan kopun yang sudah dibagikan pihak desa kepada warganya. Yang kita harapkan yang menerima benar benar mereka yang membutuhkan”, kata Anang.
Dari data yang ada, pelaksanaan pasar murah pemerintah yang digelar pemerintah Kabupaten Klaten melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP), adalah kegiatan kali kedua. Pertama sukses dilakukan pada akhir tahun 2025 lalu.









