Jelang Nataru Satpol PP Klaten, Jateng Dan DIY Gelar Operasi Gabungan.

Ciptakan Kondisi Klaten Aman, Nyaman dan Tentram.

LENSA KLATEN.COM – Jelang pelaksanaan libut NATARU ( Natal dan Tahun Baru) 2025/2026, Satuan Polisi Satpol PP Kabupaten Klaten Jawa Tengah, bersama Satuan Polisi Pamong Praja DIY Yogyakarta, Satpol PP Jawa Tengah dan Satpol PP Kabupaten Sleman menggelar operasi gabungan di seputaran komplek obyek wisata candi Prambanan Selasa pagi ( 16/12-25).

Operasi gabungan yang melibatkan lebih dari 100 personil dari 4 unsur kekuatan Satpol PP tersebut menyasar pada penertiban reklame liar, PKL (Pedagang Kaki Lima) liar, panti pijat, losmen serta hotel serta pelanggaran perda lainnya yang berada diseputaran lokasi taman wisata.

Komandan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Klaten Joko Hendrawan SH.MM kepada wartawan usai memimpin langsung pelaksanaan operasi  menjelaskan, kegiatan penertiban sekaligus penegakan Perda yang dilakukan mengacu pada UU nomer 23 tahun 2014, dimana Satpol memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai pelaksana sekaligus menegakkan Perda dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada), menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman, serta perlindungan masyarakat.

Berdasar UUD tersebut Satpol PP telah melakukan kegiatan bersama melakukan penertiban di berbagai titik yang dianggap dapat menimbulkan kerawanan, atau melanggar Perda, agar dapat memberi rasa aman, nyaman bagi masyarakat, terlebih mendekati peringatan Hari natal dan libur tahun baru.

” Kita telah berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Sleman dan sepakat bersama sama melakukan operasi gabungan guna menertibakan atau menindak beberapa tempat yang dianggap rawan atau dapat memicu kerawanan dan keresahan warga atau melanggar aturan”, ujarnya.

Pengarahan sebelum melakukan operasi lapangan.

Pada giat yang berlangsung sejak pagi hari hingga siang petugas menyisir 5 lokasi yang dianggap cukup rawan yakni para PKL liar disekitaran taman candi Bocah Prambanan, penertiban beberapa reklame serta baliho sepanjang jalan Manisrenggo – Telogo – Prambanan, mendatangi sekaligus mendata hotel Amoret di jalan Manisrenggo, Telogo, Prambanan, tempat Kost Doremi di Bener desa Bugisan serta rumah kost Surya juga di Bener desa Bugisan, kecamatan Prambanan Klaten.

Pelaksanaan operasi sendiri menurut Joko Hendrawan berjalan aman, lancar dan kondusif. Selain mendata, petugas juga memberi pembinaan, penyuluhan serta pengertian kepada para PKL, penghuni atau pengelola hotel atau Kos-kosan, agar tetap menjaga ketertiban dan mentaati semua aturan yang ada. Khususnya mereka yang sengaja melanggar Perda atau Perbub.

“Operasi berjalan lancar. Dan kegiatan ini akan terus kita tingkatkan hingga tahun baru mendatang. Kita ingin dalam kondisi alam yang “tidak baik baik saja” ini, suasana Klaten menjelang Nataru hingga pasca Nataru dalam kondisi baik baik saja. Sehingga masyarakat yang berlibur dan menjalankan ibadah Natal dapat menikmati dengan aman, nyaman dan tentram”, ujarnya.

 

 

Idul Fitri

News Feed