LENSA KLATEN.COM – Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Klaten bergerak cepat dengan membentuk panitia khusus untuk mengisi kekosongan kursi kepemimpinan daerah. Keputusan ini diambil menyusul wafatnya Wakil Bupati petahana, Benny Indra Ardhianto, yang tutup usia pada 7 Februari 2026 lalu dalam usia 33 tahun setelah mengabdi kurang dari satu tahun.
Susunan panitia pemilihan tersebut dipimpin langsung oleh Agus Riyanto dari PDI Perjuangan sebagai ketua, didampingi Muh. Anwar dari Partai Kebangkitan Bangsa sebagai wakil ketua, serta Dwi Atmaja dari Partai Gerindra sebagai sekretaris. Posisi anggota panitia diisi oleh perwakilan dari fraksi partai lainnya, yakni Triyono dari Partai Golkar, Marjuki dari Partai Keadilan Sejahtera, serta Darmadi dari Partai Amanat Nasional.
Ketua DPRD Klaten, Edy Sasongko, menyampaikan bahwa berdasarkan penyesuaian agenda Badan Musyawarah legislatif, seluruh tahapan pemilihan wakil bupati baru akan dipusatkan pada satu hari penuh tanggal 26 Agustus mendatang.
“Nanti akan dilakukan secara maraton dalam sehari itu. Ada dua kali rapat paripurna. Paripurna pertama di pagi hari untuk penyampaian visi misi calon wakil bupati dan paripurna kedua pada siang hari untuk pemilihan wakil bupati,” kata Edy Sasongko, di DPRD Klaten pekan kemarin.
Edy menambahkan, proses pencoblosan suara nantinya akan dilangsungkan secara tertutup oleh seluruh anggota legislatif di ruang sidang utama. Kendati demikian, masyarakat umum tetap diberikan akses untuk menyaksikan jalannya seluruh rangkaian acara secara transparan melalui fasilitas siaran langsung lembaga penyiaran publik lokal.
“Terbuka untuk untuk umum masyarakat boleh datang tentu dengan tetap menjaga ketertiban, cuma dalam pemilihan nanti memang secara tertutup. Setelah itu kita akan konferensi pers. Juga kita siarkan langsung melalui RSPD Klaten,” jelas Edy Sasongko.
Setelah proses pemungutan suara rampung dilaksanakan dan diperoleh kandidat terpilih, pihak dewan akan langsung memproses dokumen berita acara rekapitulasi untuk diteruskan kepada Kementerian Dalam Negeri melalui Gubernur Jawa Tengah guna mendapatkan pengesahan resmi.
Di sisi lain, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyambut baik langkah taktis yang diambil oleh pihak legislatif tersebut. Ia berharap terbentuknya panitia khusus pemilihan ini bisa segera menuntaskan proses suksesi, sehingga roda pemerintahan di Kabupaten Klaten dapat kembali berjalan secara optimal dalam melayani masyarakat.(Red)









