LENSA KLATEN.COM — Hujan deras yang turun beberapa hari terakhir ini, membuat tanggul Sungai Kaligawe yang melintasi Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah Rabu (3/11-25) jebol. Derasnya air mengakibatkan tanggul sepanjang kurang lebih lima meter hancur, sehingga air sungai meluber hingga ke jalan dan pemukiman warga.
Mengantisipasi jebol semakin parah dan genangan air semakin tinggi, Jajaran Polsek Karangdowo bersama Koramil dibantu masyarakat, relawaan dan jajaran dinas terkait lainnya bergerak cepat.
Sengan menggunakan karung yang diisi pasir serta pemasangan patok peyangga, mereka bergotong royong melakukan upaya perbaikan penutupan tanggul secara darurat.
Kapolsek Karangdowo AKP Sumasna, S.H. kepada wartawan menjelaskan begitu mendapat pemberitahuan ada tanggul sungai jebol di dukuh Kupang RT 08/03, kami segera melakukan koordinasi dengan dinas terkait dan langsung menuju kelokasi guna melakukan penanganan perbaikan darurat.
Berkat kerja keras serta gotong royong daan koordinasi yang baik, untuk sementara tanggul yanag jebol dapat kita tututp secara darurat menggunakan karung berisi pasir dan patok dari bambu dan batang kayu.
“Kami bergerak cepat menutup titik tanggul yang jebol agar tanggul yang jebol tidak semakin lebar dan air tidak semakin menggenangi permukiman. Ini penanganan darurat sambil menunggu perbaikan permanen dari pihak atau dinas terkait.” ujarnya.
Masna menjelaskan pihaknya bersama jajaran terkait lainnya akan terus melakukan koordinasi dan pemantaun, apalagi jika turun hujan lebat. hal ini sebagai antisipasi guna menghindari terjadinya resiko yang lebih besar yang bisa merusak infra struktur atau mengganggu aktivitas warga.
Kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungaai, dirirnya meminta agar meningkatkan kewaspadaan atau melakukan ronda malam, terutama jika turun hujan. Karena ajika sewaktu waktu ada ancaman banjir atau kejadian musibah, bisa segera menyampaikan informasi kepada petugas terdekat.









