LENSA KLATEN.COM – Bupati Klaten Hamenang Waajar ismoyo SI.KOM menyerahkan bantuan dana hibah kepada para petani/ kelompok tani sebesar Rp 10.6 milliar. Selain menyalurkan bantuan Bupati juga meresmikan aplikasi Sistem Informasi Ketahanan Pangan dan Pertanian (SIMAS TAMPAN).
Penyaluran bantuan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang diwujudkan berupa berbagai alat pertanian tersebut dilakukan dihalaman kantor DKPP (Dinas Ketahanan Panagan dan Pertanian) Selasa (25/11-25).
Rincian peruntukan bantuan meliputi pembangunan rumah RMU dan peralatannya senilai Rp668 juta. 100 ekor Kambing Rp262,5 juta/ 20 kelompok, masing-masing menerima lima ekor. Bantuan paket budi daya lele sebesar Rp 788 juta untuk 30 kelompok petani ikan.
Bantuan 37 kendaraan bermotor roda tiga dengan total nilai Rp1,2 miliar untuk 37 kelompok tani. Bantuan pengembangan desa B2SA dengan total nilai Rp1,875 miliar untuk 25 kelompok wanita tani (KWT) masing-masing menerima Rp75 juta.
Untuk perbaikan irigasi juga digelontorkana dana sebesar Rp2,855 miliar untuk pembangunan jaringan irigasi pertanian dan rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT),bantuan 28 unit cultivator dengan total nilai Rp639,8 juta untuk 28 kelompok tani. Serta bantuan pembangunan jalan usaha tani (JUT) sebesar Rp1,7 miliar, dan pembangunan sumur sibel senilai Rp475,3 juta untuk empat kelompok tani.

Dalam kesempatan tersebut Bupati meminta agar semua bantuan yang sudah diterimakan, dapat digunakan sebagik baiknya guna meningkatkan hasil produksi pangan. Dirinya juga menegaskan walau masih ada pemangkasan anggaran dari Pemerintaha pusat, Pemerintah Kabupaten tetap fokus membantu petani melalui anggaran APBD (Anggaran pendapatan Belanja Daerah).
“ yang panjenengan terima saat ini adalah bantuan hibah berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kita wajib bersyukur di tengah pemangkasan anggaran Pemerintah Kabupaten Klaten masih bisa hadir memberi bantuan kepada para petani,” ujarnya.
Untuk itu dirinya berharap bantuan bisa menambah semangat para petani dalam meningkatkan hasil produksi panennya, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani dan masyarakat. Disisi lain Klaten akan tetap mampu mempertahankan Klaten sebagai salah satu daerah peyangga pangan Nasional dan lumbung pangannya Jawa Tengah.
Sementara Kepala DKPP, Iwan Kurniawan menyampaikan dalam penyerahan bantuan hibah DKPP 2025 selain launching inovasi SIMAS TAMPAN. Bupati juga berkenan menyerahkan bantuan alat pertanian secara simbolis berupa Rice Milling Unit (RMU) atau mesin penggiling padi, kendaraan roda tiga, traktor, bibit ikan, bantuan ternak domba, B2SA, dan lainnya.
Inovasi SIMAS TAMPAN sendiri lanjut Iwan merupakan sistem yang memberikan semua data, untuk evaluasi produksi dan distribusi pangan Kabupaten Klaten, ketersediaan pangan, survei harga pasar hingga jumlah Alat mesin pertanian dan seputar pertanian.
“ Bagi para petani atau kelompok tani yang ingin menegetahui tekait pertaanian, tinggal satu klik data dalam aaplikasi tersebut maka semua data akan tampil “,ujarnya.









