LENSA KLATEN.COM – SPBU 44.574.01 Pandansimping, Prambanan Klaten Jawa Tengah dipilih Pertamina sebagai SPBU pertama kali yang melayani penjualan Petramax Green 95 di Klaten dan Jawa Tengah. Launching pengenalan sekaligus penjualan pertama kali produk bahan bakar rendah emisi ini diresmikan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo SI.KOM, dengan mengisi bahan bakar ke sepeda motor salah satu pembeli.
SPBU 44.574.01 Pandansimping, Prambanan, Klaten yang berada di jalur Jogya- Solo merupakan salah satu Pom Bensin (SPBU) legendaris terlama di Klaten. SPBU dibawah naungan PT SONTO PUTRO Klaten ini tiap harinya mampu menghabiskan bahan bakar bensin segala jenis kisaran 5 – 6 ton/hari.
Owner SPBU 44.574.01 Prambanan, Theresia Rosa yang juga generasi penerus raksasa perminyakan di Klaten PT SONTO PUTRO, menjelaskan Pertamax Green 95 merupakan produk BBM premium ber-RON 95 yang dicampur 5% bioetanol nabati, sehingga lebih ramah lingkungan dan menghasilkan emisi lebih rendah.
Thea menambahkan Pertamax Green 95 tidak hanya lebih ramah lingkungan tetapi juga lebih efisien. Kandungan nabati membuat pembakaran lebih sempurna sehingga penggunaan bahan bakar menjadi lebih irit.
Selain itu, performa kendaraan terasa lebih stabil karena kualitas oktan yang tinggi. Dalam jangka panjang, mesin juga menjadi lebih awet berkat proses pembakaran yang lebih bersih dan minim residu.
Sebagai penyalur pertama di Klaten SPBU Pandansimping akan menerima sekitar 8.000 liter langsung dari Jakarta. Angka ini diharapkan cukup memenuhi kebutuhan awal sekaligus menguji minat masyarakat terhadap produk baru tersebut.
Dirinya optimis animo masyarakat terhadap bahan bakar jenis baru ini akan tinggi, mengingat respon pemilik mobil akan bahan bakar yang ramah lingkungan semakin meningkat. Disdatu sisi jalan Jogya – Solo salah satu jalur terpadat yang ada di Jawa Tengah, apalagi memasuki hari akhir pekan atau menjelang hari libur. Sehingga sangat optoimis penjualan Petramax Green 95 di Klaten bisa maksimal.
Sales Branch Manager Pertamina, Dani Sanjaya Silitonga, menjelaskan kehadiran Pertamax Green 95 merupakan bagian dari strategi Pertamina memperluas pasar BBM bersih sekaligus mendukung ekonomi hijau.
Disamping itu, Pertamax green ini merupakan bentuk kemandirian energi nasional melalui pemanfaatan bioetanol dalam negeri. Ia mengajak masyarakat beralih ke produk tersebut sebagai kontribusi langsung terhadap pengurangan emisi karbon.

Sementara Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PT SONTO PUTRO Group yang telah mengenalkan produk BBM jenisd baru bagi masyarakat Klaten.
Dirinya menilai produk baru tersebut membuka peluang bagi masyarakat mendapatkan BBM berkualitas lebih baik, terutama menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Apalagi lanjut Bupati, Pemerintah daerah Klaten juga berencana menjadikan Klaten sebagai kabupaten otomotif, sehingga kerja sama dengan Pertamina akan diperluas melalui program edukasi dan kampanye energi bersih.
Dirinya berharap masyarakat bisa cepat memahami manfaatnya dan mulai beralih menggunakan BBM ramah lingkungan ini. Ia juga mendorong agar SPBU lain di Klaten segera mengikuti langkah Pandansimping.
” adopsi energi bersih adalah langkah penting menuju kabupaten yang lebih sehat dan berkelanjutan. Produk Baru dengan Teknologi Nabati yang Telah Teruji Pertamax Green 95 yang kini hadir di Klaten, kiranya dapat membantu menciptakan udara yang bersih di Klaten”, harapnya.









