LENSA KLATEN.COM – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyerahkan bantuan pembangunan serta pembuatan sarana MCK senilai Rp 9,3 milliar.
Penyerahan bantuan untuk masyarakat di 13 kecamatan yang meliputi 20 desa ini dilakukan secara simbolis di Desa Pundungsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Rabu (23/07/2025).
Selain bantuan ipal komunal, pembangunan tangki septik serta jambanisasi, Bupati juga berkenan menyerahkan bantuan pembangunan gedung TPS3R di Desa Bowan, Kecamatan Delanggu, Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes dan Desa Kahuman, Kecamatan Ngawen senilai Rp 1,8 miliar.
Sementara untuk ketersediaan air bersih diserahkan pula bantuan guna perluasan dan pembangunan SPAM di empat kecamatan yakni Kebonarum, Juwiring, Pedan serta Tulung senilai Rp 900.000. Serta program Pamsimas di Desa Troketon, Kecamatan Pedan dan Desa Mlese, Kecamatan Gantiwarno senilai Rp 700 juta.
Bupati Klaten kepada wartawan usai meninjau langsung kegiatan pembuatan tangki septik di Pundungsari mengatakan, bantuan pembuatan Ipal komunal, pembangunan tangki septik serta pembangunan saranan TPS3R, serta sarana air bersih, merupakan bentuk komitmen pemerintah Kabupaten Klaten dalam upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat menuju pola hidup sehat dan bersih.
” Kita tidak hanya menyerahkan bantuan jabanisasi, pembangunan Ipal Komunal serta tangki septik secara individu. Namun pemerintah daerah juga hadir dalam upaya menyediakan ketersediaan air bersih dengan, peningkatan program Pamsimas, perluasan pembangunan SPAM dan juga pembangunan gedung TPS3R, agar kedepan Klaten bisa Siluis, yakni terbebas dari sampah”, harapnya.

Sementara Kepala Dinas DPUPR Klaten Suryanto ST menjelaskan, total anggaran guna pembuatan gedung TPS3R, Ipal Komunal, tangki septik, program pamsimas, jambanisasi serta pembangunan serta perluasan SPAM keseluruhan mencapat angka Rp 9.030.600.000 yang diabilkan dari dana APBD.
Untuk Pembangunan Ipal Komunal ada di 3 desa di 3 kecamatan yakni Polanharjo, Pedan dan Prambanan dengan penerima manfaat sebanyak 150 KK. Sedang Pembangunan taangki septik individu ada 9 desa di 6 kecamatan yakni kecamatan Tulung, Trucuk, Karanganom, Polanharjo, Bayat, dan Pedan dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 196 KK.
Sedang untuk pembangunan dan perluasan SPAM dan program Pamsimas ada di Desa Malang Jiwan, Desa Trasan, Desa Kaligawe dan Desa Mundu, Kecamatan Tulung dengan total penerima manfaat sebanyak 191 KK. Sedang Pamsimas di Desa Troketon, Kecamatan Pedan dan Desa Mlese, Kecamatan Gantiwarno untuk 50 KK.
Sementara program jambanisasi ada di 20 desa yang tersebar di 8 kecamatan. Yakni Kecamatan Bayat 4 desa sebanyak 46 KK, Kecamatan Ceper 1 desa 2 KK, Kecamatan Gantiwarno 3 desa yakni Jogoprayan, desa Mlese dan desa Mandong 33 KK, Kecamatan Jogonalan 3 desa yakni Joton, Prawatan dan desa Wonoboyo total 49 KK, Kecamatan Karanganom 1 desa sebanyak 6 KK, Kecamatan Karangdowo 5 desa yakni Babadan, Karangtalun, Karangwungu, Munggung dan Tulas total penerima 60 KK, Kecamatan Karangnongko 1 desa dengan jumlah penerima manfaat 17 KK serta kecamatan Kebonarum meliputi desa Gondang dan Pluneng dengan jumlah penerima sebanyak 33 KK.
Sehingga untuk proyek jabanisasi total penerima manfaat ada 245 KK dan total anggaran sebesar Rp 1.225.000.000.









