LENSA KLATEN.COM – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 Pemerintah Kabupaten Klaten Jawa Tengah melalui Kantor Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM (DPKUKM) Kabupaten menggelar kegiatan safari pasar murah di 5 kecamatan.
Untuk wilayah Dapil 1 kegiatan pasar murah digelar di kecamatan Trucuk, wilayah Dapil 2 di kecamatan Kemalang, Dapil 3 di wilayah kecamatan Jatinom, Dapil 4 di kecamatan Womosari dan Dapil 5 di kecamatan Trucuk. Dalam setiap kegiatan kantor DPKUKM menyediakan sekitar 1000 paket sembako.
Satu paket sembako berisi Beras 2 kilogram, Minyak goreng 1 liter, Gula pasir 1 kilogram serta Mie instan, total senilai kurang lebih Rp 100.000. Sementara warga hanya menebus dengan harga Rp 10.000
Kepala Dinas DPKUKM Anang Widyatmoko SH.MM kepada wartawan menjelaskan kegiatan tersebut dilakukan guna membantu masyarakat yang nasibnya kurang beruntung dalam menghadapi Nataru yang tinggal beberapa hari lagi.
Selain itu kegiatan dilakukan guna menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sehingga kegiatan Pasar Murah sebagai bagian dari program Pengendalian Harga dan Stok Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting.
” Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meringankan beban masyarakat. Dan apa yang kita lakukan adalah perintah Mas Bupati, agar bisa menghadirkan sembako murah di masyarakat menjelang Nataru dengan tujuan ikut meringankan beban saudara kita yang nasibnya kurang beruntung”, ujarnya.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat menghadiri kegiatan pasar murah di kecamatan Trucuk menegaskan pasar murah ini merupakan langkah antisipatif pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga jelang Nataru.
“Menjelang Nataru, harga sembako cenderung merangkak naik. Karena itu, Pemkab Klaten menghadirkan pasar murah di kecamatan. Tahun ini kami melaksanakan pasar murah di lima kecamatan, masing-masing menyediakan 1.000 paket,” tuturnya.
Dengan harga yang amat sangat terjangkau Bupati berharap paket yang diluncurkan sedikit bisa meringankan warga yang membutuhkan ditengah ekonomi yang belum “baik baik” saja dan harga kebutuhan yang cenderung naik menjelang Natal dan tahun baru.
Dan ini lanjut Bupati juga salah satu bentuk Pemerintah hadir di tengah masyarakat, dan bukti jika Pemda peduli terhadap rakyatnya. Dan akan selalu ada ditengah tengah masyarakat.










