LENSA KLATEN.COM – “Generasi muda atau generasi milenial adalah asset berharga yang kita miliki untuk menuju Indonesia emas, Khususnya Klaten dalam upaya mewujudkan Klaten yang lebh sejahtera, mandiri dan berkelanjutan seperti yang dicanangkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Maka sudah saatnya kita meneggandeng, mendengarkan dan mengajak mereka untuk ikut berpartisipasi dalam membangun Klaten yang kita cintai ini”.
Pernyataan lugas Andi Purnama SH, anggota DPRD Klaten dari Fraksi PDIP ini disampaikan langsung dihadapan ratusan generasi muda Desa Teloyo dan sekitarnya pada saat reses (serap aspirasi) yang digelar dikediamannya desa Teloyo, kecamatan Wonosari, Klaten Jawa tengah Sabtu (08/11-25).
Ditemui usai kegiatan putra mantan Bupati Klaten Haryanto dan mantan Bupati Sri Hartini ini menegaskan, generasi muda adalah pasar potensial untuk kemajuan kedepan. Baik dalam mengisi generasi kepemimpinan, pemerintahan, pertanian serta kaderisasi partai sendiri.
Maka lanjut Andi, reses yang dilakukan kali ini cukup berbeda dengan reses sebelumnya, dimana generasi milenial lebih banyak mendominasi kursi tamu undangannya.
” Untuk kali ini saya memang lebih menyasar pada generasi muda potensial yang ada di desa Teloyo dan sekitarnya yang ada di kecamatan Wonosari dan sekitarnya. Mereka adalah generasi penerus yang memiliki andil besar menentukan maju dan tidaknya sebuah pemerintahan termasuk, besar kecilnya sebuah partai”, tegasnya.
Untuk itu lanjut anggota Komisi I DPRD Klaten ini, dalam kesempataan reses kali ini dirinya ingin lebih mendengar dan menyerap aspirasi generasi muda di wilayah kecamatan Wonosari. Dirinya ingin tahu apa ayang mereka inginkan dan apa yang akan mereka kerjakan untuk membesarkan Klaten dan tentunya membesarkan partai.
Ia menyampaikan kegiatan reses ini merupakan bagian dari proses penyerapan aspirasi warga di wilayah binaannya. Maka dalam kesempatan tersebut mereka diberi kesempatan untuk menyampaikan keinginan dan harapan, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga fasilitas kreativitas bagi pemuda.
Terkait serapan aspirasi sendiri Andi menjelaskan, bantuan aspirasi atau resapan aspirasi kepada masyarakat tidak bisa langsung terlaksana begitu saja. Semua harus melalui mekanisme serta tahapan sesuai prosedur yang ada.
Hal itu tentunya terkait dengan tugas dan kewenangan seorang anggota dewan melalui fungsi legislasi dan pengawasan. Sehingga serapan aspirasi yang terkumpul masiah harus dimasukkan kedalam rencana anggaran untuk tahun mendatang sebagai proses pengajuan dan persiapan realisasi.

” Yang perlu saya tekankan dan saya sampaikan kepada masyarakat ialah realisasi aspirasi tidak bisa langsung dilakukan tanpa melalui tahapan. Semua harus melalui mekanisme yang ada mulai dari pengusulan, pembahasan anggaran, dan pelaksanaan program. Jika Aspirasi masuk saat ini. maka Insya Alloh baru tahun depan bisa direalisasi”, terangnya.
Dijelaskan dalam serap aspirasi permintaan yang paling dominan dari Dapil 4 yang meruapakan wwilayah binaanya ialah sarana dan prasarana. Untuk itu aspirasi yang terkumpul masih akan dimasukkan ke dalam rencana anggaran untuk tahun mendatang sebagai proses pengajuan dan persiapan realisasi.
Sementara itu beberapa pengamat menilai langkah sosok Andi Purnama sang politikus Partai PDI Perjuangan yang juga seorang pengusaha tersebut dalam mengumpulkan generasi milenial dalam kegiatana reses merupakan langkah maju dan positif yang patut diacungi jempol.
” Ini merupakan terobosan baru yang kali pertama berani dilakukan seorang politikus. Biasanya dalam reses anggota DPRD hanya mengumpukan konstituennya orang dewasa dan orang tua. Langkah dan terobosan baru sosok Andi ini perlu kita apresiasi. Dan dia tahu betul peluang yang dia raih kedepannya ketika menggandeng anak anak muda”, ujar Jihad Slamet Urip pengamat dan pendakwah asal Klaten.









